Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Mahasiswa KKNT Unipma Dirikan Museum Desa Sraten, Ponorogo, Simpan Artefak, Alat Tradisional dan Benda Bersejarah 

Erlita H • Senin, 5 Februari 2024 | 00:25 WIB

 

MUSEUM, Galeri Desa Sraten Ponorogo (MAHASISWA KKNT UNIPMA FOR RADAR LAWU)
MUSEUM, Galeri Desa Sraten Ponorogo (MAHASISWA KKNT UNIPMA FOR RADAR LAWU)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu - Desa Sraten, Kecamatan Jenangan, Ponorogo kini memiliki museum galeri. Museum Galeri Desa Sraten tersebut didirikan para mahasiswa kelompok 24 KKNT Universitas PGRI Madiun (Unipma) 29 Januari lalu. 

Museum Galeri Desa Sraten didirikan sebagai upaya pelestarian sejarah sekaligus mempromosikan warisan budaya lokal. Selama periode KKNT, mahasiswa Unipma secara intensif berinteraksi dengan tokoh-tokoh desa setempat. 

Selain itu, mahasiswa Unipma juga getol mendengarkan cerita sejarah, dan menelusuri petilasan-petilasan bersejarah. Seperti Tugu Sepaku, Watu Payung, dan Tugu Ngemul.

Museum Galeri Desa Sraten menyimpan berbagai benda-benda historis. Seperti artefak, karya seni, dan sederet benda-benda bersejarah lainnya. 

''Dengan dibukanya Museum Galeri Desa Sraten, diharapkan akan membuka peluang baru dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Ponorogo,'' kata Ketua Kelompok Mahasiswa KKNT Unipma Muhammad Fajar Haidhar. 

Pengunjung akan disajikan nuansa tempo dulu ketika memasuki Museum Galeri Desa Sraten. Pengunjung dapat melihat koleksi alat-alat tradisional, pakaian adat, fotografi lama, dan karya seni yang spesifik di desa setempat.   

Lokasi museum yang terintegrasi dengan lingkungan alam juga menambah daya tarik tersendiri. Dengan demikian, pengunjung dapat merasakan atmosfer kehidupan Desa Sraten secara mendalam.

Museum ini juga menawarkan pengalaman unik dengan fokus pada budaya dan warisan lokal. 

''Pengunjung diundang untuk menjelajahi kekayaan budaya Desa Sraten yang terpampang di Museum Galeri Desa,'' tambah Haidhar.

Dengan adanya museum ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya melestarikan dan menghargai warisan budaya lokal semakin tumbuh, serta dapat menjadi jembatan antarbudaya bagi pengunjung dari luar daerah.

Baca Juga: Diduga Kehabisan Oksigen, Petani Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur Tengah Sawah

Selain itu, Museum Galeri Desa Sraten juga dapat menjadi edukasi dan literasi sejarah. Pun, dapat dikembangkan menjadi ekonomi lokal melalui pemberdayaan komunitas dan warga setempat. 

"Peresmian Museum Galeri Desa Sraten adalah langkah awal yang menjanjikan untuk memajukan dan melestarikan kekayaan budaya lokal," sambungnya.

Seiring berjalannya waktu, diharapkan museum ini akan menjadi destinasi unggulan yang memperkaya pengalaman wisata dan edukasi di Kabupaten Ponorogo. (mg1/kid)

 

Editor : Nur Wachid
#sejarah #KKNT #Desa Sraten #museum galeri #mahasiswa #unipma