Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Puisi Cak Uki

Nur Wachid • Rabu, 31 Januari 2024 | 18:30 WIB
(ILUSTRAS: DOKUMEN JAWA POS RADAR MADIUN)
(ILUSTRAS: DOKUMEN JAWA POS RADAR MADIUN)

OlehMasuki M Astro

 

1) Pertemuan dan perjumpaan

Kekasih,

Sekian purnama kita lalui bersama biduk ini, hanya sebentuk pertemuan

Setelah terempas-empas oleh badai gelombang, sesekali juga terbuai, kita tiba juga pada perjumpaan

 Baca Juga: Puntung Rokok

Kekasih,

Dalam perjumpaan, kita baru tahu bahwa engkau dan aku satu jua

Lalu kita arungi keabadian diri dalam lautan surga

Engkau bidadari itu, kusangka perempuan biasa yang harus selalu kutundukkan dalam relasi ilusi kemahasempurnaan

 

Terima kasih bidadari surga yang tak berselendang gemerlap bianglala

Bataan, 22 Januari 2024

2) Mereka cerita tentang air

Dimana-mana mereka bercerita tentang air

Bahkan, mereka membual tentang cairan penawar dahaga itu

Mereka sesungguhnya tidak pernah minum air

Sampai aku berjumpa dengan pertapa tua yang setiap saat mereguk air kenikmatan

Wahai kalian, temuilah pertapa tua itu, mungkin ada sangat dekat di sekitarmu

Jangan kalian terlena dalam ilusi yang tidak pernah mereguk nikmatnya kebenaran

 Baca Juga: Puisi-puisi Damay Ar-Rahman

Bondowoso, 18 Januari 2024

 

BIODATA SINGKAT: Masuki M Astro, wartawan ANTARA, tinggal di Bondowoso


MAKLUMAT

Jawa Pos Radar Lawu menerima kiriman pembaca berupa cerpen, puisi, opini, esai dan resensi di kolom Sosial-Budaya pada portal radarlawu.jawapos.com. Naskah berupa file Microsoft Word, khusus puisi maksimal lima judul.

Adapun kiriman merupakan karya orisinal, bukan hasil plagiasi karya orang lain, serta belum pernah dipublikasikan. Karya menjadi tanggung jawab penulis. Cantumkan uraian singkat identitas diri, karya dapat dikirim melalui surel ke alamat wachidradarmadiun@gmail.com. Kunjungi juga Instagram @jawapos.radarlawu. Salam.

Editor : Nur Wachid
#perjumpaan #air #puisi #Masuki M Astro #pertemuan #Cerita