Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kronologi Tragis Kecelakaan Bus Rombongan RS Bina Sehat Jember di Jalur Bromo: 8 Tewas, Puluhan Luka-luka

Winarsih • Senin, 15 September 2025 | 22:23 WIB
Bus Rombongan dari RS Bina Sehat Jember Mengalami Rem Blong.
Bus Rombongan dari RS Bina Sehat Jember Mengalami Rem Blong.

Jawa Pos Radar Lawu – Sebuah kecelakaan tragis menimpa bus rombongan tenaga kesehatan RS Bina Sehat Jember ketika mereka dalam perjalanan pulang dari wisata Gunung Bromo. 

Bus pariwisata bernomor polisi P-7221-UG milik PO Ind’s 88 tersebut mengangkut sebanyak 52 orang penumpang, terdiri dari para tenaga kesehatan beserta keluarga mereka. 

Rombongan ini baru saja selesai mengadakan acara tasyakuran kelulusan S1 dan memutuskan untuk berwisata bersama sebelum kembali ke Jember.

Musibah bermula ketika bus melintas di jalur menurun di Jalan Raya Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. 

Kondisi jalan yang curam dan berkelok membuat kendaraan besar membutuhkan kendali penuh dari pengemudi. 

Namun nahas, saat menuruni jalur tersebut, bus diduga mengalami rem blong.

Sopir berusaha mengendalikan laju kendaraan dengan membanting setir ke arah kanan, tetapi upaya itu tidak berhasil menghentikan laju bus.

Dalam kondisi kehilangan kendali, bus melaju kencang hingga menabrak pembatas jalan di sisi kanan. 

Benturan keras membuat kendaraan berbelok liar dan akhirnya menabrak pagar rumah warga serta sebuah sepeda motor yang sedang melintas. 

Kerasnya hantaman juga mengakibatkan kaca depan dan samping pecah, bahkan beberapa penumpang dilaporkan terlempar keluar dari bus. 

Situasi di lokasi kejadian sontak berubah mencekam, dengan teriakan histeris korban serta warga yang berusaha memberikan pertolongan.

Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Hendrik Kurniawan, membenarkan bahwa kecelakaan terjadi akibat rem blong. 

“Dari hasil olah TKP sementara, bus mengalami kendala teknis pada sistem pengereman.

Sopir sudah berusaha mengendalikan kendaraan, namun tidak berhasil,” ujarnya kepada wartawan.

Kecelakaan ini menewaskan delapan orang, dengan rincian tujuh meninggal di lokasi dan satu orang meninggal di rumah sakit.

 Selain itu, belasan penumpang mengalami luka berat dan sedang, sementara sisanya menderita luka ringan.

Para korban segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan darurat.

Direktur RS Bina Sehat Jember, dr. Hendro Santoso, menyampaikan duka mendalam atas musibah ini. 

“Kami benar-benar kehilangan. Rombongan ini awalnya berangkat dengan penuh sukacita untuk tasyakuran dan wisata.

Namun takdir berkata lain, kami harus kehilangan tenaga kesehatan terbaik dan keluarganya,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Kecelakaan ini menjadi duka mendalam bagi keluarga besar RS Bina Sehat Jember.

Rombongan yang seharusnya membawa pulang kebahagiaan usai tasyakuran justru berakhir dengan tragedi memilukan. 

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti rem blong dan kondisi teknis bus. (win) 

Editor : Riana M.
#kronologi #korban meninggal dunia #jalur Bromo #RS Bina Sehat #sopir #jember #kecelakaan bus