PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu – Video viral berdurasi 30 detik menunjukkan seorang penari jathil ngamuk usai dilecehkan oleh penonton pria saat tampil di Balai Desa Tugurejo, Sawoo, Ponorogo, Minggu (11/5/2025).
Dalam video tersebut, pria berkaus hitam tampak menghampiri korban dan melakukan pelecehan seksual secara terang-terangan.
Korban, NZL, langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Sawoo. Beberapa jam berselang, pelaku berinisial DJN diamankan petugas.
Kapolsek Sawoo AKP Yudi Kristiawan mengatakan, pelaku mengaku dalam pengaruh alkohol saat kejadian.
"Pelaku kami amankan dan proses mediasi dilakukan selama dua hari," ungkapnya kemarin (13/5/2025).
Mediasi akhirnya menghasilkan kesepakatan damai. DJN meminta maaf secara langsung kepada korban dan Paguyuban Reog Ponorogo.
DJN juga menyepakati apabila mengulangi perbuatannya atau melanggar kesepakatan, kasus akan dilanjutkan ke jalur hukum.
"Korban mengalami trauma dan sempat menangis usai kejadian," jelas AKP Yudi.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi menyesalkan insiden tersebut.
Ia menegaskan, tindakan DJN mencoreng kehormatan kesenian Reog Ponorogo yang mengandung nilai adiluhung.
"Reog bukan hanya tontonan, tapi juga tuntunan. Ini pelecehan terhadap budaya kita," tegasnya. (gen/kid)
Editor : Nur Wachid