Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Gunung Semeru Erupsi Empat Kali Pagi Ini, Kolom Letusan Capai 800 Meter

Ockta Prana Lagawira • Jumat, 4 April 2025 | 18:17 WIB
Gunung Semeru erupsi dengan letusan setinggi 800 meter di atas puncak pada Jumat (4/4/2025).
Gunung Semeru erupsi dengan letusan setinggi 800 meter di atas puncak pada Jumat (4/4/2025).

LUMAJANG, Jawa Pos Radar Lawu – Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, dilaporkan mengalami empat kali erupsi pada Jumat pagi (5/4/2025), dengan tinggi kolom letusan mencapai 800 meter di atas puncak.

Menurut laporan Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, erupsi pertama terjadi pada pukul 05.00 WIB, mengeluarkan kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah timur laut.

Kolom letusan tercatat setinggi 800 meter di atas puncak atau sekitar 4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Letusan terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 160 detik.

Erupsi kedua terjadi pada pukul 06.28 WIB, dengan tinggi kolom letusan sekitar 700 meter.

Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan arah sebaran ke timur laut dan terekam dengan amplitudo maksimum 21 mm selama 138 detik.

Tak lama berselang, erupsi ketiga terjadi pukul 07.15 WIB dengan kolom abu mencapai 500 meter ke arah utara dan timur laut.

Sementara erupsi keempat tercatat pukul 08.23 WIB, kembali memuntahkan abu setinggi 800 meter ke arah timur laut.

Status Gunung Semeru Masih Siaga Level III

PVMBG menyatakan status Gunung Semeru tetap berada di Level III atau Siaga.

Dengan kondisi ini, masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak.

Di luar jarak itu, masyarakat juga tidak diperbolehkan beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai, karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar bisa menjangkau hingga 17 km.

Selain itu, zona radius 5 km dari kawah/puncak Semeru juga harus dikosongkan karena berisiko terkena lontaran batu pijar.

PVMBG juga meminta masyarakat untuk terus waspada terhadap potensi awan panas guguran, aliran lava, dan lahar, terutama di sepanjang sungai yang berhulu di puncak Semeru seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, termasuk anak-anak sungainya. (ota)

Editor : Ockta Prana Lagawira
#lumajang #siaga level 3 #gunung semeru #erupsi