PACITAN, Jawa Pos Radar Lawu – Insiden dramatis terjadi di Pantai Pancer Dorr, Pacitan, saat dua perahu nelayan tergulung ombak besar pada Kamis (28/2/2025) pagi.
Beruntung, Alan Leo Prabastian (18), nelayan asal Dusun Ngemplak, Desa Sirnoboyo, berhasil selamat setelah sempat terjebak di perahu yang karam.
Peristiwa ini bermula ketika Alan ditugaskan oleh pemilik perahu, Bowo, untuk memindahkan perahu dari Pelabuhan Tamperan ke Sungai Grindulu guna perbaikan.
Saat melintas di muara sungai sekitar pukul 09.20 WIB, mesin perahu tiba-tiba mati.
Alan berusaha menyalakan kembali mesin, tetapi gagal. Sementara itu, ombak besar terus menghantam hingga akhirnya menggulung perahunya.
Ia pun terpaksa melompat ke air demi menyelamatkan diri.
"Beruntung, nelayan lain yang melihat kejadian ini segera melempar pelampung. Korban berhasil berenang ke tepian pantai dan selamat," kata Komandan Pos Pengamatan Tamperan, Letda Laut Agung Utomo.
Tak lama setelah insiden pertama, tim nelayan berupaya menarik perahu yang karam. Namun, ombak besar justru membuat satu perahu lain ikut tergulung.
"Badan perahu yang digunakan untuk evakuasi patah akibat hantaman ombak," tambah Agung.
Sekitar pukul 10.40 WIB, Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI AL, Polairud, BPBD, Damkar, dan UPT Pelabuhan Tamperan dikerahkan untuk mengevakuasi perahu yang rusak.
Satu perahu berhasil dievakuasi ke pinggiran muara Sungai Grindulu, sementara satu lainnya masih terikat dan karam di tepi pantai.
Meski dua perahu mengalami kerusakan berat, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. (hyo/kid)
Editor : Nur Wachid