MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Hujan deras yang mengguyur wilayah Magetan sejak Senin malam (27/1/2025) mengakibatkan banjir di sejumlah kawasan, salah satunya Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo.
Hingga Selasa siang (28/1/2025), genangan air masih menutup akses jalan utama desa tersebut, membuat aktivitas warga lumpuh.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan bersama pihak terkait terus memantau perkembangan kondisi di lokasi dan melakukan berbagai langkah penanganan.
Banjir ini dipicu intensitas hujan tinggi selama dua hari terakhir. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah di Magetan memang diperkirakan mengalami hujan ringan hingga sedang dengan tingkat kelembapan yang sangat tinggi.
Prakiraan Cuaca Magetan (27–28 Januari 2025)
Selasa, 28 Januari 2025, rata-rata terjadi hujan ringan hingga sedang di Magetan berdasarkan prakiraan cuaca BMKG.
Beberapa wilayah di antaranya seperti Kecamatan Poncol diperkirakan terjadi hujan ringan dengan suhu 20–24 °C dan kelembapan 74–99%.
Untuk Kecamatan Parang diperkirakan terjadi hujan ringan, suhu 22–26 °C, kelembapan 80–97%. Serta Kecamatan Lembeyan hujan ringan, suhu 23–27 °C, kelembapan 81–97%.
Kondisi kelembapan udara yang sangat tinggi, menjadi salah satu faktor pemicu banjir di kawasan ini. Selain itu, sistem drainase yang kurang optimal di Desa Jajar juga turut memperparah situasi.
Baca Juga: YOLO vs YONO, 2 Gaya Hidup Anak Muda yang Kian Populer Menurut Rhenald Kasali, Kamu Pilih Mana?
BPBD Magetan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. (ril/kid)
Editor : Nur Wachid