LAMPUNG, Jawa Pos Radar Lawu – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Rajabasa, Lampung, melibatkan seorang kurir jasa pengiriman yang diancam menggunakan senjata tajam (sajam) hanya karena paket COD (Cash on Delivery) senilai Rp 24 ribu.
Kejadian tersebut terekam CCTV di sebuah SPBU dan menjadi viral di media sosial setelah diunggah pada 5 Januari 2025.
Dalam video berdurasi 1 menit 38 detik, terlihat seorang pria mendekati kurir yang tengah mengisi bensin.
Tanpa basa-basi, pria tersebut mengacungkan pisau ke arah leher kurir sambil melontarkan ancaman.
Kronologi Kejadian Viral di SPU Rajabasa, Lampung
Insiden bermula ketika kurir mengantar paket kepada seorang pelanggan wanita. Namun, paket tersebut diterima oleh suaminya yang keberatan dengan pembelian sang istri.
Dengan alasan enggan membayar Rp 24 ribu, pria itu meminta paket dikembalikan.
Saat kurir mencoba menjelaskan prosedur pengembalian dan meminta nomor WhatsApp untuk konfirmasi, situasi memanas.
Pria tersebut merasa tidak puas dan mulai mengintimidasi kurir, yang akhirnya memutuskan untuk meninggalkan lokasi demi menghindari konflik.
Tak berhenti di situ, pria tersebut mengejar kurir hingga ke SPBU tempat sang kurir mengisi bahan bakar.
Baca Juga: Progam Unggulan Prabowo-Gibran MBG Resmi Dilaksanakan, 190 Dapur Siap Beroperasi Hari Ini
Di sana, ia mengeluarkan sajam dan mengarahkan ke leher kurir, membuat suasana menjadi mencekam.
Rekaman CCTV SPBU Rajabasa, Lampung Viral di Media Sosial
Aksi tersebut menarik perhatian netizen setelah video CCTV diunggah di Twitter. Banyak warganet mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan yang tidak seharusnya terjadi, terlebih hanya karena nominal kecil.
"Kurir itu hanya menjalankan tugasnya, kok bisa sampai segitunya?" tulis salah satu netizen. (kid)