Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Dapur dan Kamar Mandi Rumah Milik Lansia Tunanetra di Magetan Mendadak Roboh, Harap Bantuan dari Pemerintah

Aprilita Sari • Kamis, 14 November 2024 | 20:34 WIB
Dapur dan kamar mandi rumah milik seorang lansia tunanetra mendadak roboh Kamis (14/11/2024). (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN)
Dapur dan kamar mandi rumah milik seorang lansia tunanetra mendadak roboh Kamis (14/11/2024). (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Bangunan dapur dan kamar mandi yang dihuni Painem (73), seorang lansia tunanetra, serta anaknya, Aryo Widodo (40), penyandang disabilitas fisik, mendadak roboh di Dukuh Mojogedhang, Desa Banjarejo, Kecamatan Ngariboyo, Rabu (13/11/2024) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Tanpa angin atau hujan, struktur tua tersebut ambruk, membuat keduanya kini mengalami kesulitan karena dapur sekaligus kamar mandi mereka ikut rata dengan tanah.

Menurut Aryo Widodo, penghuni rumah tersebut, insiden terjadi ketika ia sedang menonton televisi di ruang tamu.

“Saya mendengar suara keras, saya kira kucing yang jatuh, ternyata dapur kami roboh,” katanya.

Dalam kondisi disabilitas fisik, Aryo tidak bisa langsung bergegas mengecek keadaan dapur.

Berbekal senter, ia memastikan situasi, sedangkan ibunya yang tunanetra hanya bisa menunggu di dalam rumah. Kejadian ini dilaporkan kepada perangkat desa oleh warga sekitar.

Aryo mengungkapkan kekhawatirannya karena kamar mandi yang ambruk tersebut kini menambah kesulitan, terutama bagi ibunya.

“Kami berharap bantuan dari pemerintah agar bangunan yang roboh ini bisa segera diperbaiki,” ujar Aryo.

Saksi mata Sastro Kasrin (75) menambahkan, ia sempat mendengar suara keras di malam itu dan melihat bahwa bangunan tua milik Painem dan Aryo telah roboh.

Sementara itu, perangkat desa setempat, Sabar, menyatakan bahwa bangunan ini ambruk murni karena usia dan material bangunan yang sudah lapuk.

Baca Juga: Jay Idzes Jadi Kapten Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Ketenangan dan Kepemimpinan Jadi Kunci

“Struktur bata hanya dilapisi tanah, tidak menggunakan semen, sehingga alami kerobohan akibat material yang sudah usang,” jelasnya.

Pemerintah desa telah mengoordinasikan dengan pihak terkait untuk memberikan bantuan, khususnya karena penghuni rumah merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari bantuan sosial.

“Kami akan mengadakan kerja bakti pada Jumat pagi untuk membersihkan puing-puing, dan Kamis dilakukan survei oleh pihak terkait untuk menilai bantuan,” tambah Sabar.

Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp25 juta, dengan barang-barang seperti mesin cuci dan perabotan dapur yang ikut rusak tertimpa reruntuhan. (kid)

 

Editor : Nur Wachid
#penyebab #bantuan #kronologi #pemerintah #magetan #ngariboyo #kamar mandi #roboh #dapur #rumah #tunanetra #lansia