Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Lex Wu Tetap Menantang Ivan Sugianto Duel meski Sudah Berdamai: Korban Alami Traumatik Mendalam

Winarsih • Selasa, 12 November 2024 | 23:57 WIB
Lex Wu yang akan tetap menantang duel Ivan meskipun dari kedua pihak sudah berdamai (Istimewa)
Lex Wu yang akan tetap menantang duel Ivan meskipun dari kedua pihak sudah berdamai (Istimewa)

Jawa Pos Radar Lawu – Buntut dari kasus arogansi Ivan Sugianto yang menyuruh pelajar bersujud didepannya sambil menggonggong mendapat banyak cacian dari para warganet.

Bahkan pemilik akun sosial media @LexWu ini menantang ajak berduel Ivan Sugianto.

Lex Wu merasa tindakan Ivan mengintimidasi murid, wali murid, hingga sekolah itu sangat memalukan, sampai membawa segerombolan preman untuk mengintimidasi. 

“Gua mencari orang ini, bagi yang tahu boleh hubungi gua. Buat gua ini kekonyolan ya, ini masalah anak-anak kalau masalah anak di pihak sekolah selesai.

Ini ketengilan, masalah anak-anak bawa preman ke sekolah, initimidasi anak kecil suruh bersujud. Orang tua diintimidasi, sekolah juga diintimidasi.

Lu kalo jagoan, man to man sama gua, gausa dipisahin, gausah pakai preman, gausah pakai polisi. Lo by one sama gua kalo lo mau jagoan, gua bukan asal jago tapi gaya lu sebagai orangtua bikin malu ketengilan lu.

Lo by one sama gua, kalo lo punya nyali kalo lo cowok. Gausah bawa polisi, yang minta ampun baru kita lepas.

Patah, belum minta ampun, lanjut. Mau mati, belum minta ampun lanjut, gausah pakai polisi. Lu by one sama gua,” kata Lex Wu dalam video.

Lex Wu juga menambahkan keterangan dalam cuitannya, jika tindakan Ivan sesame warga keturunan tidak mmeiliki belas kasihan, apalagi dengan etnis lainnya dalam kesempatan lain. 

“Tolong di sampaikan ke orang ini. By one sama gue. Jgn cm bisa intimidasi bocah terus pakai preman. Jadi tionghoa buat malu loe, sama tionghoa saja menindas loe! Apalagi sama etnis lain nanti. Ta** lo,” tulis @LexWu_13 dalam unggahannya.

Oknum yang diduga melakukan tindakan premasnismen ini adalah Nouke, pelatih dari anak didiknya sekaligus anak dari Ivan yang bernama Excel. 

Nouke pada kesemptan tersebut juga menjelaskan bahwa ia tidak melakukan tindakan premanisme, namun hanya menenmani dan menjaga anak didiknya yang bernama excel agar tidak melkaukan hal yang tida diinginkan. 

“Tindakan seorang orang tua menyuruh orang lain untuk meminta maaf dengan cara berlutut dan menggonggong bukanlah hal yang dapat dibenarkan.

Oleh karena itu seharusnya tindakan tercela tersebut haruslah diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Dari hati yang paling dalam sekali lagi saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahpahaman dan kegaduhan yang terjadi di lingkungan sekolah SMA Kristen Gloria 2 maupun di media sosial, saya harap permasalahan ini bisa secepatnya diselesaikan,” lanjutnya.

Meskipun Lex Wu sudah mengetahui kedua pihak walimurid ini telah berdamai, ia akan tetap masih akan tetap dalam pendiriannya untuk menantang duel dengan Ivan.

Lex Wu mengatakan meskipun sudah berdamai tetapi korban pasti akan mengalami traumatic yang mendalam. (*)

Editor : Riana M.
#SMA Gloria 2 #sekolah #wali murid #siswa #viral #premanisme #membentak #menggonggong