Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

5 Fakta Nelayan Tewas Keracunan Gas saat Tangkap Benur di Laut Pacitan, Satu Orang Kritis

Nur Cahyono • Senin, 21 Oktober 2024 | 21:22 WIB
Nelayan Pacitan tewas keracunan gas genset saat tangkap benur. (NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN)
Nelayan Pacitan tewas keracunan gas genset saat tangkap benur. (NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN)

PACITAN, Jawa Pos Radar Lawu - Naas menimpa dua nelayan asal Pacitan saat menangkap benur di perairan Tanjung Ngambur. Indra Erdin Hardianto (37) ditemukan tewas, sementara rekannya Sugito (45) dalam kondisi kritis akibat keracunan gas genset di atas perahu.

Berikut lima fakta nelayan tewas keracunan gas saat tangkap benur di laut Pacitan. 

1. Ditemukan Sogimin, Nelayan yang Melihat Perahu Korban Masih di Tengah Laut 

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Sogimin, seorang nelayan yang curiga karena perahu Daplangan tidak kembali ke dermaga meskipun sudah waktunya.

Sogimin mencoba menghubungi korban melalui telepon, namun tidak ada jawaban. Merasa ada yang salah, Sogimin memutuskan untuk menghampiri perahu tersebut.

"Saya lihat perahu masih di tengah laut, padahal sudah seharusnya menepi. Setelah saya hubungi tidak ada respons, saya langsung menghampirinya," ujar Sogimin.

2. Indra Erdin Tewas, Sugito Kritis Diduga Keracunan Gas saat Tangkap Benur 

Setibanya di perahu, Sogimin menemukan Indra Erdin sudah dalam keadaan kaku, sementara Sugito tidak sadarkan diri di dalam tenda terpal.

Genset di perahu tersebut masih dalam keadaan menyala, yang diduga kuat menjadi penyebab keracunan gas bagi kedua nelayan.

"Saat saya cek, Indra sudah kaku dan Sugito tak sadarkan diri, sementara genset masih hidup," ungkap Sogimin.

3. Korban Segera Dievakuasi ke Dermaga

Sogimin langsung menghubungi pemilik perahu untuk menarik kapal kembali ke Dermaga Pelabuhan Perikanan Tamperan.

Perahu tiba di dermaga sekitar pukul 10.30 WIB, di mana tim medis dan pihak berwenang sudah menunggu.

Baca Juga: Nelayan Pacitan Tewas Keracunan Gas Genset saat Tangkap Benur, Satu Korban Kritis, Ini Kronologi Lengkapnya

Indra Erdin dinyatakan meninggal di tempat, sedangkan Sugito segera dilarikan ke RSUD dr. Darsono dalam kondisi kritis.

4. Dugaan Keracunan Gas Genset

Menurut Letda Laut Agung Utomo, Komandan Pos Pengamat Tamperan, dugaan sementara penyebabnya karena keracunan gas dari genset yang digunakan di atas kapal.

Berdasarkan hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Indra Erdin, sehingga keracunan gas menjadi penyebab paling mungkin.

"Dugaan sementara adalah keracunan gas dari genset yang digunakan untuk operasional di kapal. Ini menjadi peringatan bagi nelayan lain untuk lebih berhati-hati," jelas Letda Agung.

5. Peringatan bagi Nelayan Soal Keselamatan di Laut

Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi para nelayan yang menggunakan peralatan seperti genset di atas kapal.

Ventilasi yang kurang baik di area tertutup, seperti tenda terpal yang digunakan oleh korban, dapat menyebabkan penumpukan gas berbahaya dan berakibat fatal.

Pihak berwenang mengimbau nelayan agar lebih memperhatikan keselamatan dalam penggunaan peralatan selama beroperasi di laut, terutama antisipasi keracunan gas genset. (hyo/kid)

 

 

Editor : Nur Wachid
#penyebab #kronologi #kritis #Indra Erdin Hardianto #tewas #tangkap #keracunan #gas #nelayan #perairan #benur #pacitan #Sugito #Tanjung Ngambur