MADIUN, Jawa Pos Radar Lawu – Pasar Babadan, Desa Dimong, Kecamatan/Kabupaten Madiun kebakaran Rabu dini hari (31/1).
Api diketahui berasal dari kios gerabah milik Misnan, pedagang di Pasar Babadan. Kobaran api semakin membesar, pedagang khawatir kebakaran merempet ke kios lain di Pasar Babadan.
Kabid Kesiapsiagaan dan Pengendalian Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun Ashari Darmawan mengatakan, petugas pemadam kebakaran mendapatkan laporan dari anggota Polsek Nglames telah terjadi kebakaran toko sekitar pukul 01.04.
Pihaknya pun langsung menerjunkan tiga unit kendaraan damkar untuk menangani kebakaran di Pasar Babadan.
''Yang terbakar kios 15 di Pasar Babadan, isinya gerabah dan sayuran,'' ujarnya ketika dikonfirmasi Radar Lawu.
Setelah sekitar satu jam berjibaku, sepuluh petugas damkar yang diterjunkan akhirnya berhasil memadamkan api dan memastikan seluruh titik sumber api padam.
Beruntung, kejadian segera dilaporkan sehingga api dapat dikendalikan sebelum sempat merambat ke toko-toko lain yang posisinya berdempetan. Pun aksi petugas berhasil mencegah resiko kebakaran besar di Pasar Babadan.
''Tidak ada kendala berarti, dan api bisa dipadamkan sebelum merambat ke toko lain,'' lanjutnya.
Ashari mengungkapkan, dugaan awal kebakaran disebabkan korsleting listrik.
Pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan seisi toko tersebut.
''Tidak ada korban jiwa dan luka, tapi kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 25 juta lebih,'' tandasnya. (ryu/kid)
Editor : Dian Rahayu