MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu - Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di Jalan Raya Magetan-Parang Selasa (31/1) pagi.
Sebuah truk L 9238 BQ bermuatan tujuh ton besi yang dikemudikan Sarwano, 46, terguling dan terbalik di tikungan Sebalok masuk Desa Pendem, Kecamatan Ngariboyo.
"Saya sudah lama tidak mintasi jalan ini, sehingga kurang antisipasi kemudian terguling dan terjadi kecelakaan," kata Suwarno, supir truk.
Sawarno mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi saat melintasi tikungan Sebalok, Ngariboyo.
Meski bukan kali pertama melintas namun warga Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Jabangan, Surabaya mengaku tak terlalu paham medan jalan Magetan.
Hingga tak menyadari saat ada tikungan tajam setelah turunan Sebalok tersebut.
Apalagi sebelum insiden itu, laju kendaraannya terlalu ke kiri, sehingga ban kendaraan turun dari aspal dan terguling usai menumbur guardrail jalan.
"Meski kendaraan terbalik, syukurlah saya tidak mengalami luka," imbuhnya.
Akibat kejadian tersebut, Sawarno mengaku rugi hingga Rp 20 juta.
Pun harus mengganti kendaraannya dengan truk lain, sebelum melanjutkan perjalanan.
Sementara itu, Warijo saksi mata menambahkan saat truk tersebut melintas di tempat kejadian peristiwa (TKP) memang terlalu ke kiri sehingga terjun ke persawahan.
Hal tersebut mengakibatkan seluruh muatan besi yang diangkut tumpah.
Truk tersebut terbalik dengan roda berada diatas.
"Dilokasi ini sering terjadi kecelakaan, kebanyakan karena terlalu melaju kekiri padahal sudah ada pembatas jalan," tambahnya. (ril/gen)
Editor : Sugeng Dwi Nurcahyo