MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu - Apes menimpa dua orang wisatawan pengendara terjatuh ke Telaga Sarangan pada Jumat (15/12) pukul 17.15.
Mereka merupakan pengendara motor PCX warna hitam nopol AE 2954 JH di sekitar Telaga Sarangan.
Dikendarai oleh Bagas Budi Santoso, 18 dan Nur Wahyu, 15, warga Desa Pendem, Kecamatan Ngariboyo, Magetan.
Mereka sedang berwisata di Telaga Sarangan.
Kejadian tersebut bermula saat Bagas dan Nur sedang berkeliling naik menggunakan sepeda motor di Telaga Sarangan dari arah barat ke timur.
Kemudian ada batu jatuh dari tebing dengan kemiringan 60 derajat, penyebabnya tidak diketahui secara langsung.
Namun perlu diketahui ditempat tersebut terbiasa di waktu sore banyak monyet yang turun mencari sisa makanan.
"Pada saat memasuki jalan barat Telaga Sarangan, entah apa penyebabnya tiba-tiba batu jatuh dari arah atas bukit mengenai mereka," kata Kapolsek Plaosan Joko Yuhono.
Selanjutnya kendaraan pengendara oleng dan menabrak pagar pembatas sehingga jatuh ke Telaga.
"Akibatnya wisatawan pengendara motor beranama Bagas tesebut, mengalami luka pipi kiri robek, tangan dan kaki. Sementara Nur mengalami patah kaki kanan dan kepala robek," bebernya.
Kedua korban kemudian dievakuasi oleh petugas SAR dan warga setempat dibawa ke RSUD dr Sayidiman Magetan untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.
Petugas kepolisian setempat saat ini masih menyelidiki penyebab jatuhnya batu tersebut. Namun, diduga batu tersebut jatuh karena faktor alam.
"Motor pengendara itupun sempat tenggelam di Telaga, namun telah dievakuasi," pungkasnya. (ril)
Editor : Mizan Ahsani