Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Viral Bentrok Polisi vs Brimob di Kota Tual, Diwarnai Suara Tembakan Bikin Warga Kocar-kacir

Oktaviani Sindy • Selasa, 30 Juli 2024 | 15:22 WIB

Detik-detik video bentrokan antara polisi vs brimob di kota Tual, libatkan senjata api hingga warga kocar kacir. (kolase screensot Ig @radarsubang)
Detik-detik video bentrokan antara polisi vs brimob di kota Tual, libatkan senjata api hingga warga kocar kacir. (kolase screensot Ig @radarsubang)

Jawa Pos Radar Lawu – Viral video bentrokan antara anggota Polri dari satuan berbeda terjadi di Kota Tual, Maluku pada Minggu, (28/7).

Insiden ini bermula dari penganiayaan terhadap seorang polisi yang sedang bertugas oleh sekelompok personel Brimob pada Jumat, (26/7).

Bentrokan yang diwarnai suara tembakan senjata api membuat warga sekitar kocar-kacir dan berusaha menyelamatkan diri.

Penggunaan senjata api dalam bentrokan tersebut menimbulkan perhatian serius karena senjata itu dibeli menggunakan uang pajak rakyat.

Situasi semakin mencekam bagi warga setempat, terutama jemaat Gereja Maranatha yang terjebak di dalam gereja usai menjalankan ibadah malam. Gereja Maranatha yang terletak dekat dengan lokasi bentrokan menyebabkan kepanikan di kalangan jemaat yang tidak bisa keluar dari gereja.

“Izin melaporkan Pak Pj Walikota dan Pak Sekda, saat ini terjadi bentrok antara Brimob vs anggota Polres di depan Gereja Maranatha,” ucap seorang saksi yang merekam kejadian tersebut.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Aries Aminnullah, mengkonfirmasi kebenaran adanya insiden tersebut.

Bentrokan bermula ketika aparat Polres Kota Tual melakukan razia disiplin lalu lintas dan mendapati pengendara motor yang berboncengan menggunakan knalpot brong. Saat hendak diamankan, rekan pengendara motor tersebut melarikan diri dan mengadukan kejadian ini kepada teman-temannya.

Tak lama kemudian, sekitar 30 orang yang diduga anggota satuan Brimob datang ke lokasi razia, kemudian insiden bentrokan itu pun terjadi.

“Bentrokan ini dipicu oleh ketidakpuasan oknum Brimob terhadap razia knalpot motor racing yang dilakukan oleh Polres Tual, yang kemudian memicu serangan ke markas Polres Tual,” ujar Kombes Aries Aminnullah.

Dalam video yang beredar, para anggota polisi dan Brimob saling kejar-kejaran di sebuah jalan di Tual yang sepi.

Bahkan dalam aksi tersebut, para anggota terlihat masih memakai seragam dinas. Dimana di lokasi itu para anggota saling serang satu sama lain, bahkan dengan menggunakan senjata api.

Hal ini terdengar dari suara letupan senjata api yang beberapa kali terdengar di lokasi dan megakibatkan beberapa benda sekitar rusak. Seperti kaca jendela Polres Kota Tual, dinding kantor Polres tembus peluru, hingga sepeda motor milik anggota Polres pun rusak.

Kombes Aries Aminnullah mengatakan, situasi di Kota Tual sudah aman usai insiden mencekam tersebut.

“Saat ini jajaran kepolisian dari Polda Maluku dan Mabes Polri berada di lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan,” tambahnya.

Video pertikaian antara anggota polisi dan brimob tersebut sontak viral di berbagai media sosial hingga netizen pun turut mengecam insiden itu.

"Ini hanya oknum ya.. (tapi jumlahnya sekompi)," tulis seorang netizen.

"Selesaikan masalah di ring aja, jangan pakai senjata api, bahaya kena masyarakat sekitar," sahut yang lain.

"Modar karepmu," celetuk netizen lain geram.

"RT setempat: warga-warga, selamatkan diri kalian," ujar seorang netizen khawatir. (okta)

Editor : Riana M.
#personel brimob #bentrokan #polisi #brimob #suara tembakan #anggota polri #viral #tual #maluku