Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Selamat Datang 2024, What's Next?

Nur Wachid • Kamis, 4 Januari 2024 | 15:43 WIB
(HABIB/JAWA POS RADAR PONOROGO)
(HABIB/JAWA POS RADAR PONOROGO)

Toh, ukuran keberhasilan itu tidak selamanya mengacu pada angka. Tapi sejauh mana mampu bangkit setelah terjatuh.

Oleh: Wawan Isdarwanto

LESEHAN di lobi kantor. Itulah pemandangan saat kami kru Jawa Pos Radar Madiun mengikuti rapat akhir tahun 2023 pada Kamis lalu (28/12). 

Sangat sederhana. Tidak seperti biasanya yang digelar di hotel daerah tujuan wisata di luar kota seperti Jogja, Malang, atau yang paling dekat Sarangan.

Bahkan, biasanya sekadar formalitas. Sisanya, hepi-hepi dan tanda tangan.

Tapi, rapat kemarin ada sedikit sentuhan mewahnya juga, sih. Habis rapat, masing-masing disangoni ayam panggang sak besek. 

"Memang bisnis media sedang tidak baik-baik saja," kata direktur kami Pak Nur Wahid.

Kabar baiknya, Jawa Pos Radar Madiun masih mampu membukukan laba di tengah fenomena perusahaan media umumnya -masih kata Pak Nur Wahid- yang mencatat laba minus dalam beberapa tahun terakhir. 

Artinya apa? Media kami masih dipercaya. Ini modal penting bagi perusahaan media untuk tetap eksis. Tanpa kepercayaan, mustahil orang mau berlangganan, mau beriklan. 

What’s next? Tentunya kami harus bekerja lebih keras lagi. Menggaet pelanggan maupun pengiklan. Tanpa mengesampingkan kualitas produk atau konten.

So, semua kru tak boleh bermalas-malasan. Sekadar sambat saja mestinya pantang dilakukan. Bekerja dengan hati dan terus meng-upgrade kompetensi.

Toh, ukuran keberhasilan itu tidak selamanya mengacu pada angka. Tapi sejauh mana mampu bangkit setelah terjatuh.

Pastinya itu tidak mudah, tapi bukan berarti mustahil.

Apalagi, semakin banyak pintu yang kami bangun. Selain koran cetak, kami memiliki koran digital (radarmadiun.jawapos.com dan radarlawu.jawapos.com), dan yang terbaru stasiun televisi (Jawa Pos TV Madiun). Belum lagi event mandiri maupun kerja sama dengan pihak tertentu yang kami gelar.

Jujurly, secara pribadi saya melihat kehadiran Pak Nur Wahid sebagai direktur Jawa Pos Radar Madiun membawa aura positif yang membuat anak buahnya lebih percaya diri, lebih optimistis, dan lebih antusias bekerja.

Bisa jadi itu tidak terlepas dari nama beliau yang mengandung harapan menjadi nomor satu (wahid).

Ya, semoga di tahun ini tangan dingin Pak Nur Wahid mampu membawa Jawa Pos Radar Madiun tetap menjadi perusahaan media nomor wahid (di Madiun Raya) dan Mas Nur Wachid (kepala Biro Radar Ponorogo) serta unsur manajemen lainnya bisa tersenyum lebar karena target-targetnya tercapai. Amin. (*)

Penulis adalah redaktur senior Jawa Pos Radar Madiun

Editor : Nur Wachid
#2024 #Wawan Isdarwanto #Jawa pos radar lawu #jawa pos tv #jawa pos radar madiun