sumber gambar: fajarpapua.com
Jawa Pos Radar Lawu - Kalau bicara soal olahraga biliar nasional, nama Rudy Hasan jelas bukan sosok yang asing lagi.
Pria yang membela kontingen DKI Jakarta ini memang fokus mendalami nomor carom, yaitu cabang biliar tanpa lubang yang mengandalkan perhitungan sudut serta kontrol bola yang presisi.
Di saat banyak pemain muda memilih disiplin pool biasa, Rudy justru konsisten bertahan di jalur carom dan berhasil tumbuh jadi salah satu pemain paling disegani di Tanah Air.
Prestasi besar yang diraih Rudy tentu nggak datang gitu aja.
Sejak awal, ia dikenal sangat disiplin saat melahap porsi latihan di pemusatan latihan daerah.
Selain mengasah jam terbang dan teknik, Rudy punya keunggulan utama pada aspek mental.
Di meja pertandingan yang penuh tekanan, ia selalu tampil tenang, fokus, dan nggak gampang panik meskipun posisinya lagi tertinggal jauh dari lawan.
Salah satu laga paling membekas dalam perjalanan kariernya terjadi pada gelaran PON XX Papua tahun 2021.
Bertemu wakil Jawa Barat di babak final nomor Libre Carom, Rudy sempat tertinggal lumayan jauh dengan skor 42-93.
Banyak yang mengira peluang emasnya sudah tertutup, tapi Rudy secara mengejutkan tampil sangat tenang, mengejar poin demi poin, sampai akhirnya sukses membalikkan keadaan dan menang tipis 135-134 di akhir laga.
Aksi memukau Rudy di Papua nggak berhenti di situ aja. Selain merebut emas di nomor Libre Carom, ia juga sukses menyumbang medali perak di kelas Carom Cadre.
Ketajamannya kembali terbukti saat ia menambah perolehan emas lewat nomor Three Cushion Carom Single.
Rentetan medali yang disumbangkan Rudy ini jadi pendorong utama yang membawa tim biliar DKI Jakarta keluar sebagai juara umum di ajang tersebut.
Ketangguhan Rudy kembali teruji di panggung PON XXI Aceh-Sumut 2024 yang berlangsung di Medan.
Bermain di Venue Biliar Pardede Hall, Rudy tampil dominan dan langsung menyumbang emas pertama untuk Jakarta dari nomor Carom 1 Cushion usai mengalahkan atlet Jawa Timur.
Kemenangan demi kemenangan yang ia raih di laga pembuka itu membuktikan kalau kualitas permainannya sama sekali belum menurun.
Di bawah naungan POBSI, persaingan di nomor carom memang dikenal sangat kompetitif.
Berkat raihan poin konsisten dari berbagai kejuaraan nasional, sirkuit resmi, hingga putaran final PON, nama Rudy Hasan selalu berada di jajaran Top Ranking Carom Nasional.
Konsistensi inilah yang membuat namanya sering dijadikan standar kualitas buat divisi carom di Indonesia.
Perjalanan panjang Rudy Hasan bukan cuma soal mengumpulkan koleksi medali atau piala.
Kerja keras, kesederhanaan, serta mental pantang menyerah yang ia tunjukkan di atas meja biliar jadi contoh nyata buat para atlet muda.
Sosoknya berhasil membuktikan kalau ketenangan dan fokus tinggi adalah kunci utama untuk bisa bertahan lama di puncak prestasi.
(Fauzan Fulvian Faustanto Magang Universitas Negeri Yogyakarta)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : Fajar Papua, PPOP Dispora DKI Jakarta, Papua Times, RRI, Antara News