sumber gambar: instagram
Jawa Pos Radar Lawu - Persaingan ketat di turnamen biliar RBC Bali International 9-Ball Open 2026 akhirnya selesai digelar di Hall RBC Renon, Denpasar.
Di laga pamungkas yang berlangsung penuh drama pada Jumat malam, atlet biliar andalan Filipina, Jerico Bonus, harus merelakan posisi runner-up setelah kalah tipis dari pebiliar Irak, Ameer Ali.
Partai final nomor 9-Ball ini menyuguhkan aksi saling balas poin yang bikin penonton ikut tegang.
Kedua pebiliar saling menempel ketat skor dan nyaris tak melakukan kesalahan berarti.
Namun, setelah pertarungan panjang yang menguras energi, Ameer Ali berhasil menutup laga dengan kemenangan 11-9 atas Jerico.
Langkah Jerico Bonus menuju partai puncak sebenarnya terbilang luar biasa.
Filipina sendiri mengutus 10 pemain terbaiknya di ajang ini, termasuk sederet nama besar seperti Alex Pagulayan, AJ Manas, Jeffrey De Luna, hingga James Aranas.
Di tengah persaingan sengit antarpemain top, Jerico tampil sangat konsisten dari babak ke babak.
Memulai laga dari babak 64 besar, Jerico sukses menumbangkan satu per satu rival beratnya.
Fokus yang terjaga serta akurasi tembakan yang rapi membuatnya menjadi satu-satunya wakil Filipina yang berhasil menembus partai final.
Capaian ini makin mempertegas kualitas Jerico sebagai salah satu pemain yang patut diperhitungkan di kancah internasional.
Usai pertandingan, Jerico Bonus mengaku kondisi fisiknya memang cukup terkuras di partai final.
Maraton bertanding sejak babak awal membuat tingkat fokusnya sedikit menurun saat berhadapan dengan Ameer Ali di meja hijau.
"Rasa lelah pasti ada, apalagi dari babak 64 besar persaingannya sangat ketat dan tidak mudah meraih kemenangan.
Meski begitu, saya tetap bersyukur bisa sampai di final dan berlaga melawan Ameer.
Ini pengalaman yang luar biasa," tutur Jerico.
Pengakuan tersebut menggambarkan betapa beratnya tekanan fisik dan mental yang dihadapi para pebiliar di ajang berkelas internasional.
Sementara itu, Ameer Ali yang keluar sebagai juara memberikan apresiasi tinggi atas performa pantang menyerah Jerico.
Sebelum merebut gelar juara, Ameer Ali lebih dulu mencatatkan perjalanan fantastis dengan menumbangkan mantan juara dunia Alex Pagulayan di perempat final dan menaklukkan AJ Manas di semifinal.
"Saya sangat senang bisa menjadi juara di Bali dan menang melawan Jerico.
Dia pemain yang hebat dan sama sekali tidak mudah untuk dikalahkan," puji Ameer Ali.
Laga antara kedua pebiliar ini pun disebut-sebut sebagai salah satu pertandingan paling seru di sepanjang turnamen.
Kesuksesan turnamen berhadiah ratusan juta rupiah ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga biliar di Tanah Air, khususnya Bali.
Melihat antusiasme peserta yang tinggi, pihak penyelenggara berencana mengemas kejuaraan edisi berikutnya agar berjalan lebih megah.
Owner RBC Renon yang juga menjabat Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) POBSI Bali, Edward Sandjaja, menargetkan total hadiah naik hingga Rp1 miliar pada edisi 2027.
Selain itu, skala kejuaraan bakal diperluas dengan mengundang pebiliar dari Taiwan dan Amerika Serikat, disertai peningkatkan fasilitas arena bertaraf dunia.
(Fauzan Fulvian Faustanto Magang Universitas Negeri Yogyakarta)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : MCW News, 77.billiards