Tak Terkalahkan dalam 2 Tahun, Rahasia Dominasi Total Tim Asia Bikin Gempar Reyes Cup!

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 08:56 WIB
Hanya butuh dua edisi bagi Tim Asia untuk menguasai Reyes Cup.
sumber gambar: World Nineball Tour
Hanya butuh dua edisi bagi Tim Asia untuk menguasai Reyes Cup. sumber gambar: World Nineball Tour

Jawa Pos Radar Lawu - Turnamen biliar beregu Reyes Cup memang tergolong pendatang baru di kalender olahraga internasional.

Meski begitu, dalam kurun waktu dua tahun sejak pertama kali digelar pada 2024, kompetisi ini berhasil mencatatkan daya tarik dan gengsi yang luar biasa.

Dinamai dari sosok legenda hidup asal Filipina, Efren "Bata" Reyes, ajang ini dengan cepat berubah menjadi panggung pembuktian betapa kuatnya tatanan biliar Asia di level dunia.

Sepanjang dua gelaran pertamanya, Tim Asia tampil tanpa celah dan sukses menyapu bersih trofi juara secara berturut-turut.

Hasil manis ini menegaskan bahwa pusat kekuatan biliar bola sembilan dunia saat ini sudah bergeser ke Benua Asia.

Menyambut edisi ketiga pada tahun 2026, turnamen bergengsi ini bersiap memasuki babak baru yang lebih menjanjikan setelah menggandeng merek hiburan global, Roobet, sebagai sponsor utama title resmi.

Perjalanan mengesankan Tim Asia diawali pada edisi perdana tahun 2024 yang berlangsung meriah di Ninoy Aquino Stadium, Manila.

Bertanding di hadapan publik sendiri di bawah arahan langsung sang kapten Efren Reyes, para pebiliar Asia tampil sangat perkasa menghadapi perlawanan Tim Eropa.

Lewat kombinasi akurasi pukulan yang tajam, ketenangan mental, dan kerja sama tim yang kompak, Asia mengakhiri laga dengan kemenangan 11-6 sekaligus mengamankan piala pertama mereka.

Keunggulan tersebut kembali terbukti pada edisi kedua tahun 2025. Pada gelaran ini, lawan Asia diperluas menjadi Tim Rest of the World yang mengombinasikan deretan pebiliar terbaik dari Eropa dan Amerika Serikat.

Meski menghadapi skuad bertabur bintang, Tim Asia yang kala itu dipimpin Francisco "Django" Bustamante justru tampil kian agresif.

Mereka menutup perlawanan musuh dengan skor mencolok 11-3, di mana talenta muda Filipina, AJ "Starboy" Manas, keluar sebagai pemain terbaik (MVP).

Dua kemenangan beruntun dalam dua tahun pertama menjadi bukti nyata bahwa peta kekuatan biliar 9-ball internasional kini didominasi oleh deretan talenta Asia.

Perpaduan antara pemain berpengalaman seperti Carlo Biado, Duong Quoc Hoang, dan Aloysius Yapp dengan kemunculan bintang-bintang muda berbakat membuat permainan Tim Asia begitu solid dan sulit ditembus oleh lawan-lawannya dari belahan bumi lain.

Dominasi ini juga mengubah cara pandang komunitas biliar global terhadap benua ini.

Asia tidak lagi dipandang sebagai penantang, melainkan sebagai standar tertinggi dalam peta persaingan biliar modern.

Keberhasilan mempertahankan performa impresif di dua edisi awal menciptakan fondasi persaingan yang kian sengit dan dinantikan oleh para penggemar di seluruh dunia setiap tahunnya.

Memasuki edisi 2026, Reyes Cup siap mengukir babak baru dengan skala penyelenggaraan yang jauh lebih megah.

Kerja sama resmi dengan Roobet sebagai Title Sponsor bersama World Nineball Tour (WNT) menghadirkan suntikan dana besar serta publikasi yang jauh lebih luas.

Langkah strategis ini diprediksi bakal mendongkrak popularitas dan nilai komersial olahraga biliar profesional ke tingkat yang belum pernah tercapai sebelumnya.

Ajang bertajuk Roobet Reyes Cup 2026 ini dijadwalkan berlangsung di Makati Coliseum, Filipina, pada 15–18 Oktober 2026.

Pertandingan edisi ketiga ini dipastikan menjadi duel bertensi tinggi.

Tim Asia yang kembali berada di bawah komando Kapten Francisco Bustamante mengusung misi besar meraih gelar ketiga secara beruntun (three-peat) dengan mengandalkan amunisi terbaik mereka.

Komposisi Tim Asia edisi 2026 memadukan deretan pemain berpengalaman dengan energi talenta muda.

Nama-nama seperti Carlo Biado, Duong Quoc Hoang, Robbie Capito, sang MVP AJ Manas, serta debutan muda potensial asal Indonesia, Albert Januarta, siap berdiri di garis depan untuk mempertahankan supremasi Asia di arena pertandingan.

Di sisi lain, Tim Rest of the World datang dengan motivasi tinggi untuk menghentikan rekor tak terkalahkan milik Asia.

Dipimpin kapten anyar legendaris asal Jerman, Ralf Souquet, tim lawan menurunkan bintang-bintang top dunia seperti Joshua Filler, Shane van Boening, Francisco Sanchez Ruiz, Fedor Gorst, dan Aleksa Pecelj.

Perpaduan rekor manis Tim Asia dan atmosfer baru bersama Roobet menjadikan Reyes Cup 2026 sebagai panggung pembuktian apakah Asia mampu menjaga takhtanya atau justru tim dunia yang berhasil merebut gelar juara.

(Fauzan Fulvian Faustanto Magang Universitas Negeri Yogyakarta)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : World Nineball Tour (WNT), Absolute Pool
World Nineball Tour Reyes Cup Team Asia Billiards Roobet