Source : Dairysia
Jawa Pos Radar Lawu - Kasti merupakan salah satu permainan bola kecil beregu yang dapat menjadi pilihan aktivitas fisik untuk melatih ketangkasan anak.
Permainan tradisional ini tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik, tetapi juga membutuhkan kekompakan, kerja sama, kedisiplinan, dan strategi selama permainan berlangsung.
Kasti umumnya dimainkan di lapangan terbuka dengan melibatkan beberapa keterampilan dasar, seperti memukul, melempar, menangkap bola, dan berlari.
Berbagai gerakan tersebut membuat anak aktif bergerak sekaligus belajar berkoordinasi dengan anggota tim yang tentunya sangat seru dan menyenangkan.
Selain menyenangkan, bermain kasti juga dapat memberikan sejumlah manfaat bagi perkembangan kemampuan fisik dan sosial anak. Lantas, apa saja manfaat bermain kasti untuk anak?
Manfaat Bermain Kasti untuk Anak
1. Membantu Melatih Fokus dan Pengambilan Keputusan
Kasti membutuhkan kesiapan fisik sekaligus perhatian terhadap situasi di lapangan karena secara otomatis anak akan fokus ke arah bola, posisi pemain lain, serta menentukan tindakan yang tepat dalam waktu singkat.
Misalnya, anak harus memutuskan kapan perlu berlari menuju pos atau tetap berada di tempat sehingga situasi itu membuat anak terbiasa memperhatikan keadaan sekitar dan mengambil keputusan berdasarkan kondisi permainan.
2. Membantu Menjaga Kebugaran Tubuh
Bermain kasti membuat anak melakukan berbagai aktivitas fisik, seperti berlari, melempar, memukul, dan menangkap bola yang dapat membuat tubuh tetap aktif sehingga dapat membantu menjaga kebugaran.
Jika dilakukan secara rutin dan sesuai kemampuan anak, aktivitas fisik seperti bermain kasti juga dapat menjadi bagian dari pola hidup aktif sehingga penting untuk membantu anak memenuhi kebutuhan aktivitas fisik sehari-hari.
3. Melatih Kedisiplinan
Permainan beregu seperti kasti membutuhkan aturan yang perlu dipatuhi oleh setiap pemain karena anak akan belajar mengikuti instruksi, memahami peran dalam tim, serta menjalankan permainan sesuai ketentuan.
Kebiasaan tersebut dapat membantu anak memahami bahwa kedisiplinan diperlukan agar permainan dapat berjalan dengan baik yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
4. Meningkatkan Kemampuan Bersosialisasi
Kasti merupakan permainan yang mengandalkan kerja sama tim sehingga anak perlu berkomunikasi dan berinteraksi dengan teman satu tim untuk menjalankan strategi permainan.
Interaksi tersebut dapat menjadi kesempatan bagi anak untuk belajar bekerja sama, mendengarkan orang lain, berbagi peran, serta membangun hubungan dengan teman sebaya.
5. Membangun Kepercayaan Diri
Keberhasilan melakukan gerakan tertentu dalam permainan dapat menjadi pengalaman positif bagi anak misalnya, ketika berhasil memukul, menangkap, atau melempar bola dengan baik.
Pengalaman tersebut dapat membuat anak merasa lebih percaya terhadap kemampuan dirinya karena sering latihan, anak juga dapat belajar bahwa kemampuan dapat berkembang melalui proses latihan.
6. Meningkatkan Koordinasi Tubuh
Anak perlu memperkirakan arah datangnya bola, menyesuaikan posisi tubuh, kemudian memberikan respons melalui gerakan yang sesuai.
Contohnya ketika menangkap bola, anak harus memperhatikan arah dan kecepatan bola sebelum menggerakkan tangan untuk menangkapnya sehingga jika ini terus dilakukan dapat membantu anak mengembangkan koordinasi gerak tersebut.
Alat yang Perlu Disiapkan Permainan Bola Kasti
1. Bola
Bola yang digunakan dalam permainan kasti umumnya berbentuk bola kecil yang memiliki ukuran sekitar 19–20 cm dengan massa 70–80 gram.
2. Tongkat Pemukul
Tongkat digunakan untuk memukul bola. Berdasarkan materi yang diberikan, panjang tongkat sekitar 50–60 cm serta pada bagian penampang berbentuk oval dianjurkan memiliki ukuran tidak lebih dari 5 cm dengan lebar sekitar 3,5 cm.
Bagian pegangan memiliki panjang sekitar 15–20 cm dan ketebalan sekitar 3 cm dan tidak ada balutan pada bagian pegangan tongkat.
3. Bendera
Bendera bukan termasuk perlengkapan wajib, tetapi dapat digunakan sebagai penanda lokasi tertentu di lapangan dan sebaiknya menggunakan warna yang berbeda agar membedakan lokasi.
4. Tiang
Permainan kasti membutuhkan tiang yang ditempatkan pada beberapa bagian lapangan, termasuk tiang pada setiap pos dan tiang di ruang bebas.
Tiang dapat dibuat dari bahan seperti kayu, bambu, atau besi yang ditancapkan ke tanah dengan ketinggian setidaknya 1,5 meter dari permukaan tanah.
Ukuran Lapangan Bola Kasti
Lapangan kasti memiliki area yang cukup luas untuk menunjang aktivitas berlari dan permainan beregu, jadi inilah beberapa aturan lapangan kasti :
Panjang lapangan: 60–70 meter
Lebar lapangan: sekitar 30 meter
Ruang bebas: 1
Ruang pertolongan: 1
Ruang hinggap: 2
Pos tujuan lari: 3
Tiga pos tersebut menjadi tujuan pemain dari tim pemukul setelah berhasil memukul bola.
Kasti Bisa Jadi Aktivitas Fisik yang Menyenangkan untuk Anak
Bermain kasti tidak hanya membuat anak aktif bergerak, tetapi juga memberikan kesempatan untuk belajar bekerja sama, mengikuti aturan, mengambil keputusan, dan mengembangkan koordinasi tubuh.
Dengan pendampingan yang sesuai, permainan ini dapat menjadi salah satu pilihan aktivitas fisik yang menyenangkan bagi anak.
(Auliya Nur Aisyah, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : gramedia.com, Halodoc