sumber gambar: facebook
Jawa Pos Radar Lawu - Panggung biliar internasional siap kembali menyajikan duel sengit antar-pebiliar kelas dunia di Asia Tenggara.
Kota Ho Chi Minh, Vietnam, secara resmi terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan ajang bergengsi Universal Open 2026.
Turnamen adu ketangkasan di meja hijau ini bakal berlangsung maraton selama lima hari, tepatnya pada 11 hingga 15 November 2026 mendatang.
Kehadiran kejuaraan ini makin mempertegas dominasi Vietnam sebagai salah satu pusat perkembangan biliar yang sangat pesat di wilayah Asia.
Sniper Billiards Club, salah satu klub biliar paling megah dan berfasilitas modern di Ho Chi Minh City, ditunjuk sebagai arena utama perhelatan.
Tempat ini dipastikan bakal disesaki para bintang bola sodok dari berbagai belahan dunia.
Dilengkapi meja standar internasional serta disokong riuhnya sambutan antusias dari para penggemar lokal, Sniper Billiards Club siap menyuguhkan atmosfer pertandingan 9-Ball yang panas dan kompetitif.
Sebagai bagian dari kalender resmi World Nineball Tour (WNT) yang digagas Matchroom Pool berkolaborasi dengan Fullcan Sports, Universal Open 2026 berstatus sebagai kejuaraan perolehan poin dunia.
Turnamen ini menyediakan total dana kejuaraan (prize pool) fantastis bernilai USD 63.000 atau menembus angka Rp1 miliar.
Poin yang diraih dari ajang ini sangat menentukan posisi para atlet di pemeringkatan global WNT serta pembagian jatah tampil pada turnamen-turnamen mayor berikutnya.
Pertarungan sengit diprediksi langsung tersaji sejak babak kualifikasi awal.
Deretan pebiliar papan atas asal Eropa, Amerika Serikat, hingga jajaran pemain tangguh Asia bakal bersaing ketat demi mengamankan gelar juara.
Bagi para bintang dunia, kejuaraan ini menjadi momentum krusial untuk menjaga konsistensi performa di penghujung musim.
Kejelian strategi, ketepatan bidikan, serta ketahanan mental di hadapan penonton akan menjadi penentu utama siapa yang berhak melangkah hingga ke partai puncak.
Sementara itu, bagi para pebiliar tuan rumah maupun wakil-wakil dari negara Asia Tenggara lainnya, kejuaraan ini menjadi panggung ideal untuk membuktikan kualitas.
Bermain di hadapan publik sendiri memberikan dorongan semangat ekstra bagi para atlet Asia untuk menebar ancaman dan merobohkan dominasi pebiliar dunia.
Potensi lahirnya kejutan dari pemain non-unggulan diyakini akan menambah keseruan sepanjang turnamen berlangsung.
Sambutan luar biasa juga datang dari para pencinta olahraga biliar pihak panitia mengonfirmasi bahwa pendaftaran peserta maupun pemesanan tiket penonton terus diburu oleh para penggemar mancanegara.
Selain menyajikan hiburan olahraga kelas atas, tingginya arus kedatangan pengunjung dari luar negeri ini diyakini membawa dampak positif bagi perekonomian lokal Ho Chi Minh City, khususnya di sektor perhotelan, kuliner, dan pariwisata.
Penyelenggara bersama manajemen venue telah merancang persiapan secara matang demi memenuhi standar ketat Matchroom Pool.
Mulai dari kesiapan perangkat pertandingan, keterlibatan wasit berlisensi internasional, hingga penataan tribun penonton diatur sedemikian rupa agar kompetisi berjalan adil dan menghibur.
Kesiapan ini membuktikan kapasitas Vietnam dalam mengemas kejuaraan olahraga bertaraf internasional secara profesional.
Bagi pencinta biliar yang tidak bisa hadir langsung ke venue, seluruh jalannya pertandingan dapat dipantau melalui tayangan siaran langsung secara digital via platform WNT.
Setiap aksi pukulan presisi, strategi snooker, hingga determinasi para master biliar dunia bisa dinikmati secara real-time oleh para penggemar dari seluruh pelosok dunia.
(Fauzan Fulvian Faustanto Magang Universitas Negeri Yogyakarta)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : World Nineball Tour, Matchroom Pool, Carabao Billiards, Fullcan Sports