Profil Moritz Neuhausen, Pebiliar Muda Jerman Spesialis Comeback Gila di Meja Hijau

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 08:44 WIB
Moritz Neuhausen, pebiliar muda asal Jerman yang sukses mengukir sejarah lewat comeback fantastis
sumber gambar: instagram
Moritz Neuhausen, pebiliar muda asal Jerman yang sukses mengukir sejarah lewat comeback fantastis
sumber gambar: instagram

Jawa Pos Radar Lawu - Dunia biliar internasional saat ini sedang diguncang oleh kemunculan talenta muda luar biasa asal Jerman, Moritz Neuhausen.

Atlet kelahiran Bonn pada 14 November 2003 ini menjelma menjadi sosok pemberitaan utama di jagat World Nineball Tour berkat ketenangan serta akurasi pukkulannya yang begitu matang di atas meja hijau.

Mampu bersaing ketat dengan nama-nama senior berkelas dunia, perjalanan karier Neuhausen menjadi pembuktian nyata bagaimana dedikasi sejak usia dini dapat membawa seorang atlet ke puncak prestasi tertinggi dalam olahraga bola sodok ini.

Kisah sukses pemuda berusia awal 20-an ini dimulai dari jenjang junior yang amat impresif.

Sorotan dunia mulai tertuju padanya saat ia berhasil menyabet gelar WPA World Junior Nine-ball Champion kategori U-19 pada tahun 2021.

Keberhasilan menguasai panggung junior internasional tersebut menjadi batu loncatan berharga baginya.

Tidak berhenti di situ, Neuhausen melanjutkan dominasinya di Eropa dengan meraih gelar kejuaraan European Championships U-23 Nine-ball pada tahun 2022, sebelum akhirnya mantap melangkah ke ranah kompetisi profesional senior.

Memasuki arena profesional, adaptasi Neuhausen tergolong sangat cepat dibanding pemain seusianya.

Pada kurun waktu 2023 hingga 2024, ia rajin mengumpulkan trofi kemenangan dari berbagai turnamen terbuka di benua Amerika dan Amerika Selatan.

Di antaranya adalah kemenangan di Connecticut Open Nine-ball dan Ocean State Nine-ball Championship pada tahun 2023, yang kemudian dilanjutkan dengan gelar juara di Medellin Open Nine-ball serta Turning Stone Classic XXXIX pada tahun 2024.

Hasil-hasil konsisten ini mengangkat posisinya secara signifikan dalam daftar peringkat pebiliar dunia.

Puncak performanya semakin melesat tajam memasuki tahun 2025 dan 2026.

Pada tahun 2025, Neuhausen berhasil merengkuh gelar juara di ajang bergengsi IFX Payments Premier League Pool setelah tampil konsisten dalam pertarungan maraton selama berhari-hari.

Di tahun yang sama, ia menjuarai Peri Open Nine-ball dan dipanggil memperkuat Tim Eropa di ajang supremasi bertengsi Mosconi Cup.

Tak sekadar membawa Eropa menang telak 11-3 atas Tim Amerika Serikat, Neuhausen bahkan dianugerahi penghargaan Most Valuable Player (MVP) atas kontribusi permainannya yang luar biasa.

Sensasi terbesar Moritz Neuhausen terjadi pada ajang European Open Nine-ball Championship 2026.

Dalam babak final yang menegangkan, ia sempat tertinggal jauh 2–7 dari pemain tangguh asal Austria, Mario He.

Namun, dengan daya juang dan kehebatannya menjaga fokus di bawah tekanan tinggi, Neuhausen mencatatkan comeback spektakuler dengan merebut 11 rack secara beruntun tanpa balas hingga mengunci kemenangan akhir 13–7.

Gelar Major Open pertama dalam kariernya ini, ditambah kemenangan beruntun di Turning Stone Classic 2026, makin mempertegas posisinya sebagai salah satu pebiliar terbaik dunia yang diprediksi akan terus mendominasi kompetisi internasional.

(Fauzan Fulvian Faustanto Magang Universitas Negeri Yogyakarta)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : World Nineball Tour, Matchroom Pool, Wikipedia
Biliar World Nineball Tour Mosconi Cup Moritz Neuhausen European Open