Fedor Gorst, Dari Bocah Ajaib Moskow hingga Jadi Raja Biliar Dunia Pemegang Rekor Grand Slam

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 10:09 WIB
Fedor Gorst dari Moskow hingga berhasil mencetak rekor sejarah Grand Slam biliar dunia.
sumber gambar: instagram
Fedor Gorst dari Moskow hingga berhasil mencetak rekor sejarah Grand Slam biliar dunia.
sumber gambar: instagram

 Jawa Pos Radar Lawu - Dominasi panggung biliar profesional dalam beberapa tahun terakhir tak lepas dari nama besar Fedor Gorst.

Pemuda yang akrab disapa "The Ghost" (Si Hantu) ini sukses memukau pecinta olahraga bola sodok di seluruh dunia lewat kombinasi akurasi tembakan yang nyaris sempurna, ketenangan mental di bawah tekanan, serta kalkulasi posisi bola yang sangat cerdas.

Lahir pada 31 Mei 2000 di Moskow, Rusia, minat Gorst terhadap meja hijau sudah tampak sejak ia berusia 10 tahun.

Berkat kerja keras dan talenta alaminya, pemuda ini berkembang jauh lebih cepat dibanding rekan sebaya.

Di usia 14 tahun, ia sudah dipercaya masuk ke dalam skuad tim nasional biliar Rusia.

Sorotan publik internasional pertama kali mengarah padanya ketika ia menyabet trofi WPA World Nine-ball Junior Championship pada tahun 2017 saat usianya baru 17 tahun.

Nama Fedor Gorst kian melejit di panggung utama biliar dunia pada tahun 2019.

Kala itu, di umurnya yang baru menginjak 19 tahun, Gorst berhasil menaklukkan pemain senior Taiwan, Chang Jung-lin, dalam laga final WPA World Nine-ball Championship 2019 dengan skor 13-11.

Kemenangan dramatis tersebut langsung memancangkan namanya dalam sejarah sebagai salah satu jawara dunia termuda yang pernah ada.

Langkah besar diambil Gorst pada tahun 2023 ketika ia memutuskan hijrah dan menetap di Amerika Serikat demi memperluas jangkauan karier dan kemudahan mengikuti turnamen-turnamen papan atas di benua Amerika.

Kepindahan ini berbuah manis. Lingkungan kompetisi AS yang sangat kompetitif mematangkan permainannya hingga puncak kejayaan berhasil ia raih di tahun 2024.

Tahun 2024 menjadi saksi puncaknya prestasi Gorst lewat rekor bersejarah yang dijuluki "Gorst Slam".

Ia berhasil menjadi pemain pertama yang memborong tiga mahkota kejuaraan mayor paling bergengsi sekaligus dalam satu musim.

Rangkaian gelar dimulai dari kemenangan di World Pool Masters 2024 atas Joshua Filler,

dilanjutkan dengan gelar World Pool Championship 2024 di Jeddah setelah menundukkan Eklent Kaçi 15-14,

serta disempurnakan dengan piala U.S. Open 9-Ball Championship 2024 seusai mengatasi ketangguhan legendaris AS, Shane Van Boening.

Prestasi Gorst tak berhenti di situ. Koleksi pialanya sangat beragam lintas disiplin biliar.

Selain mengantongi dua trofi kejuaraan dunia WPA World Nine-ball (2019, 2024), World Pool Masters (2024), dan U.S. Open 9-Ball (2024),

ia juga berturut-turut menjuarai China Open 9-Ball Championship (2026), U.S. Open Eight-ball Championship (2026),

serta memenangi gelar Master of the Table pada ajang bergengsi Derby City Classic (2022, 2023, 2025) beserta berbagai kategori One Pocket dan Bank Pool dari 2022 hingga 2026.

Kemampuan serba bisanya juga terbukti dari trofi Predator Arizona Open 10-Ball (2021, 2022), CSI U.S. Open 10-Ball & 8-Ball Championship (2022, 2023),

Turning Stone Classic (2023, 2024), hingga perannya membawa Tim Eropa menjuarai Mosconi Cup 2020.

Penguasaan mumpuni di nomor 9-Ball, 10-Ball, 8-Ball, 14.1, hingga One Pocket menegaskan posisi Fedor Gorst sebagai pebiliar nomor satu dunia saat ini.

(Fauzan Fulvian Faustanto Magang Universitas Negeri Yogyakarta)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : World Nineball Tour (WNT), AZBilliards, Wikipedia
Biliar Fedor Gorst World Pool Championship US Open Pool Olahraga Dunia