Pebiliar Cantik Nony Andilah, Dulu Iseng Pegang Stik, Kini Bawa Pulang Medali Internasional

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 08:50 WIB
Nony Krystianti Andilah, atlet biliar putri asal Cirebon yang berhasil mengukir berbagai kejuaraan nasional dan internasional.
sumber gambar: instagram
Nony Krystianti Andilah, atlet biliar putri asal Cirebon yang berhasil mengukir berbagai kejuaraan nasional dan internasional.
sumber gambar: instagram

Jawa Pos Radar Lawu - Peta persaingan biliar nasional kini semakin menarik perhatian masyarakat luas.

Bukan hanya didominasi oleh deretan atlet putra, cabang olahraga arena meja hijau ini juga melahirkan banyak srikandi berbakat yang mampu unjuk gigi.

Salah satu sosok yang paling menyedot perhatian publik adalah Nony Krystianti Andilah.

Pebiliar putri asal Jawa Barat ini terbukti tidak sekadar mengandalkan daya tarik visual, melainkan juga dibekali ketajaman teknik serta mental bertanding yang teruji di berbagai kompetisi kelas wahid.

Dibalik performa mewahnya saat memegang stik biliar, perempuan cantik ini menyimpan kisah perjuangan hidup yang unik.

Ia memulainya dari tingkat bawah hingga akhirnya diperhitungkan di kancah nasional maupun internasional.

Perjalanan Karier dan Profil Nony Krystianti Andilah

Nony Krystianti Andilah lahir di Kota Udang, Cirebon, Jawa Barat pada 23 November 1995.

Ketertarikannya pada olahraga bola sodok ini berawal dari momen sederhana saat ia masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Kala itu, Nony kerap meluangkan waktu membantu orang tuanya bertugas di area kantin salah satu arena biliar lokal Cirebon.

Pengalaman melihat pengunjung bertanding setiap hari menumbuhkan rasa penasaran dalam dirinya.

Di kala suasana lokasi sepi, ia mulai memberanikan diri memegang stik dan mengarahkan bola.

Kejelian insting dan ritme pukuannya rupanya dilirik oleh pengurus biliar setempat yang melihat adanya potensi terpendam.

Berawal dari latihan informal, bakat Nony dibina secara serius lewat latihan intensif.

Ketekunan latihan berjam-jam setiap hari mengasah kemampuannya dalam memperhitungkan sudut pukulan, efek putaran bola, hingga formasi permainan.

Tak butuh waktu lama, Nony mampu melangkah dari ajang antarklub lokal hingga menembus jajaran atlet elite kontingen Jawa Barat dan skuad Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PB POBSI.

Sederet Pencapaian dan Medali Kejuaraan

Kiprah Nony Krystianti Andilah di ajang biliar profesional diwarnai oleh berbagai trofi dan penghargaan mentereng.

Kehadirannya di divisi pool putri kerap menjadi ancaman serius bagi para pesaingnya.

Pada panggung kejuaraan nasional, puncak performanya terlihat saat ia berhasil memenangi Medali Emas Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Biliar 2017.

Di tahun yang sama, ia juga menahbiskan dirinya sebagai yang terbaik dalam ajang Pepi Cup 2017.

Sementara pada gelaran PON XIX Jawa Barat 2016, Nony turut menyumbangkan Medali Perunggu untuk kontingen daerahnya pada nomor 10 Ball Single Putri.

Prestasi daerahnya terus berlanjut hingga meraih medali emas pada ajang Porprov XIV Jabar 2022.

Konsistensi permainan Nony turut mengantarkannya menembus panggung antarnegara.

Usai menduduki posisi teratas pada Seleksi Nasional (Seleknas) 2019, ia dipercaya mengenakan seragam Merah Putih dan sukses membawa pulang Medali Perak pada SEA Games 2019 di Filipina.

Di level kejuaraan terbuka internasional, Nony pernah menembus babak Semifinal Lion Cup Singapore 2019 serta menembus Babak 8 Besar (Quarter Final) All Japan Championship 2019.

Tidak hanya berlaga di kategori putri, ia juga rajin turun di kejuaraan terbuka (Open Tournament 9 Ball) bersaing ketat hingga fase-fase krusial melawan deretan pebiliar pria.

(Fauzan Fulvian Faustanto Magang Universitas Negeri Yogyakarta)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : POBSI (Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia)
Biliar Indonesia Atlet Biliar Putri POBSI Nony Andilah olahraga