Jawa Pos Radar Lawu - Olahraga biliar di Indonesia kini tengah memasuki babak baru seiring bermunculannya para pebiliar muda potensial dari berbagai pelosok daerah.
Di tengah ketatnya persaingan arena bola sodok yang kerap didominasi oleh nama-nama senior, kehadiran Keanu Abriel Deavinson menjadi angin segar tersendiri.
Atlet muda berbakat asal Surabaya ini berhasil mencuri perhatian publik lewat performa impresif dan ketenangannya saat mengeksekusi meja pertandingan di tingkat nasional.
Keberhasilan Keanu menembus jajaran pebiliar elit tanah air tidak diraih secara instan.
Sejak menggemari olahraga ketangkasan ini di usia belia, ia secara konsisten menempa diri lewat latihan terstruktur dan kedisiplinan tinggi.
Langkah karirnya kian terarah saat ia secara resmi bergabung dengan Carabao Junior Pro Team, sebuah wadah pembinaan yang fokus mencetak atlet-atlet biliar masa depan.
Sentuhan pelatih profesional serta manajemen yang solid membuat potensi yang dimilikinya berkembang kian pesat.
Gaya bertanding pebiliar yang kini berusia 16 tahun ini dikenal sangat matang dan penuh perhitungan.
Keanu memiliki keunggulan pada akurasi kuncian tembakan, kontrol bola putih yang presisi, serta kemampuan mengantisipasi pergerakan bola beberapa langkah ke depan.
Tidak hanya mengandalkan teknik, ia juga dibekali ketahanan mental yang kuat.
Ketenangannya dalam mengambil keputusan saat berada dalam tekanan sering kali menjadi kunci utamanya dalam membendung perlawanan para atlet berpengalaman.
Kematangan bertanding tersebut terbukti nyata dari rekam jejak prestasinya di berbagai kejuaraan terbuka (open tournament) bergengsi.
Nama Keanu melambung tinggi kala dirinya tampil memukau di ajang Grobogan Open Bupati Cup Tournament Billiard.
Bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai kota besar seperti Jakarta, Jogja, Solo, Bali, hingga kawasan Kalimantan, Keanu tampil dominan hingga berhasil mengamankan podium tertinggi sebagai Juara 1.
Pengalaman bertanding di luar Jawa semakin mengukuhkan kapasitasnya sebagai pemain serbabisa.
Pada gelaran Balikpapan Walikota Open 9-Ball di Kalimantan Timur, Keanu berhasil membawa pulang gelar juara utama setelah mengatasi adu ketangkasan yang sengit di arena pertandingan.
Kemenangan tandang ini membuktikan bahwa adaptasi arena dan mental bertanding Keanu sangat tangguh di mana pun ia berlaga.
Laju positif pesodok muda ini terus berlanjut di turnamen-turnamen berikutnya.
Keanu kembali mencatatkan namanya sebagai kampiun dalam ajang Pentagon 9-Ball Billiard Tournament.
Tak berhentinya rentetan hasil positif tersebut kembali dibuktikan saat ia sukses memborong gelar juara di kejuaraan The Battle of Warriors.
Di luar deretan trofi juara pertama, ia juga menunjukkan konsistensi permainan yang stabil dengan meraih predikat Runner-Up pada gelaran Kapolres Cup Bondowoso.
Rangkaian pencapaian gemilang di usia muda ini menegaskan bahwa Keanu Abriel Deavinson merupakan salah satu aset berharga bagi masa depan olahraga biliar Indonesia.
Dengan dukungan penuh dari tim, keluarga, serta konsistensi latihan yang terus terjaga, Keanu memiliki peluang yang sangat terbuka lebar untuk mengukir prestasi yang lebih tinggi dan membawa nama Indonesia di pentas biliar internasional.
(Fauzan Fulvian Faustanto Magang Universitas Negeri Yogyakarta)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : Carabao Billiards Official, iNews Muria, CueScore, Suara Merdeka