Bali Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Biliar ISAK Billiard WPA Men's Doubles 10-Ball 2026

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 09:10 WIB
ISAK Billiard WPA Men’s Doubles 10-Ball World Championship 2026 Siap Digelar!
sumber gambar: Pro Billiard Series
ISAK Billiard WPA Men’s Doubles 10-Ball World Championship 2026 Siap Digelar!
sumber gambar: Pro Billiard Series

Jawa Pos Radar Lawu - Pulau Dewata kembali membuktikan diri sebagai destinasi utama sports tourism internasional. Federasi Biliar Dunia (World Pool-Billiard Association / WPA) bekerja sama dengan Pro Billiard Series secara resmi mengumumkan gelaran turnamen bergengsi bertajuk ISAK Billiard WPA Men's Doubles 10-Ball World Championship 2026.

Turnamen akbar tingkat dunia ini dijadwalkan berlangsung selama delapan hari penuh, mulai tanggal 28 September hingga 5 Oktober 2026, berlokasi di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Bali.

Ajang ini mempertandingkan kategori ganda putra (men's doubles) bola 10. Sebanyak 32 tim/pasangan elit dari berbagai belahan dunia akan saling sikut untuk memperebutkan takhta kejuaraan dunia.

Tak tanggung-tanggung, panitia penyelenggara telah menyiapkan total hadiah (prize fund) fantastis senilai USD 200.000. Pasangan yang keluar sebagai juara pertama berhak mengantongi hadiah utama sebesar USD 60.000 lengkap dengan trofi dan medali emas kebanggaan.

Sementara itu, posisi runner-up akan membawa pulang USD 37.000, serta peringkat ketiga dan keempat masing-masing memperoleh USD 18.500.

Bintang Dunia Bertaburan di Nusa Dua

Turnamen kejuaraan dunia ganda putra bola 10 ini dipastikan berlangsung panas sejak babak awal. Sejumlah nama besar yang menguasai panggung biliar global telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka.

Di antaranya adalah duet maut asal Amerika Serikat, Shane Van Boening dan Sky Woodward; pasangan tangguh Jerman, Joshua Filler dan Moritz Neuhausen, perwakilan Spanyol, Francisco Sanchez-Ruiz dan David Alcaide, hingga pasangan mematikan dari Filipina, Carlo Biado dan Albert James Manas.

Selain itu, pemain papan atas lainnya seperti Wojciech Szewczyk & Daniel Maciol (Polandia), Albin Ouschan & Mario He (Austria), Jayson Shaw & Darren Appleton (Britania Raya), hingga Alexander Kazakis (Yunani) turut meramaikan perburuan gelar di Bali.

Format pertandingan ganda bola 10 (doubles 10-ball) menuntut kerja sama tim yang sangat solid. Berbeda dengan kategori perorangan (singles), sistem ganda mewajibkan kedua pemain bergantian melakukan tembakan (alternate shot).

Strategi dalam menempatkan bola sasaran, komunikasi antarpemain, serta kemampuan mengendalikan tekanan menjadi kunci utama untuk keluar dari rintangan meja biliar.

Ujian dan Harapan untuk Kontingen Indonesia

Sebagai tuan rumah, Indonesia mendapatkan kehormatan untuk menerjunkan para pebiliar terbaik tanah air.

Di antara wakil Merah Putih yang siap tampil adalah pasangan senior-muda Irsal Afrinneza Nasution dan Albert Januarta, serta duet Derin Asaku Sitorus dan Edward Edward.

Tampil di hadapan pendukung sendiri tentu memberikan motivasi berlipat ganda bagi para atlet Indonesia.

Meski harus berhadapan dengan nama-nama besar berpredikat juara dunia, kehadiran pebiliar Indonesia diharapkan mampu memberikan perlawanan sengit, bahkan menciptakan kejutan besar di BICC Nusa Dua.

Standar Peralatan Internasional dan Pesta Biliar Seri Bali

Seluruh pertandingan dalam turnamen ini akan menggunakan standar tertinggi peralatan biliar dunia yang didukung penuh oleh Predator. Karpet meja menggunakan Predator Arcadia Reserve Cloth, meja biliar Predator Arc 9-Foot Pool Table, serta set bola resmi Predator Arcos II Pool Balls.

Rangkaian ajang internasional ini akan diawali dengan Players Meeting (pertemuan teknis wajib) pada 27 September 2026 pukul 18.00 WITA, disusul dengan Opening Ceremony resmi di Heritage Garden, Bali International Convention Centre.

Menariknya, ISAK Billiard WPA Men's Doubles 10-Ball World Championship bukanlah satu-satunya kejuaraan yang berlangsung di Bali pada periode tersebut.

Dalam sepekan yang sama, Pro Billiard Series juga menggelar KAMUI WPA Women's 9-Ball World Championship serta Aramith Men's Open, menjadikan Bali sebagai ibu kota biliar dunia dengan total akumulasi hadiah mencapai USD 550.000.

Penyelenggaraan ajang megah ini diharapkan tidak hanya berdampak positif bagi pembinaan dan prestasi olahraga biliar nasional, tetapi juga memberikan dorongan ekonomi serta daya tarik pariwisata yang kuat bagi Bali di mata dunia.

(Fauzan Fulvian Faustanto Magang Universtas Negeri Yogyakarta)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : Pro Billiard Series, WPA Pool Official Website
WPA World Championship Isak Billiard Pro Billiard Series bali