Jawa Pos Radar Lawu - Kepindahan Youri Tielemans ke Manchester United seharusnya menjadi awal dari perjalanan baru dalam kariernya.
Namun, belum lama meninggalkan Aston Villa, gelandang asal Belgia itu justru harus menghadapi situasi yang tidak diinginkan.
Sebuah pernyataan mengenai klub barunya memicu reaksi keras dari pendukung Aston Villa. Tielemans akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan mengakui bahwa dirinya keliru dalam memilih kata.
Komentar yang Memicu Reaksi
Tielemans sebelumnya berbicara mengenai kepindahannya ke Manchester United.
Dalam wawancara tersebut, ia memberikan apresiasi terhadap Aston Villa yang telah membantunya kembali menemukan performa terbaik.
Namun, pernyataannya kemudian menjadi masalah ketika ia membandingkan posisi Manchester United dengan Aston Villa.
Tielemans mengatakan bahwa ada klub-klub yang berada di atas Villa dan menyebut Manchester United sebagai salah satunya.
Komentar tersebut langsung mendapat respons negatif dari sebagian pendukung Aston Villa.
Fans Villa Tidak Terima
Reaksi tersebut cukup bisa dipahami mengingat perjalanan Aston Villa dalam beberapa musim terakhir.
Di bawah Unai Emery, Villa mengalami perkembangan signifikan dan berhasil bersaing di papan atas Premier League.
Klub tersebut bahkan meraih Liga Europa UEFA musim lalu dan finis di posisi keempat Premier League, sekaligus mengamankan tempat di Liga Champions musim depan.
Karena itu, pernyataan Tielemans dianggap meremehkan perkembangan Aston Villa.
Terlebih, Tielemans sendiri merupakan salah satu pemain penting Villa selama tiga tahun terakhir.
Tielemans Akhirnya Meminta Maaf
Menyadari komentarnya menimbulkan masalah, Tielemans kemudian memberikan klarifikasi melalui media sosial.
Ia menegaskan bahwa tidak pernah bermaksud menyinggung Aston Villa maupun para pendukungnya.
Tielemans juga mengakui bahwa dirinya melakukan kesalahan dalam memilih kata dan berjanji akan lebih berhati-hati ketika memberikan pernyataan di masa mendatang.
Permintaan maaf tersebut menjadi upaya Tielemans untuk mengakhiri polemik yang muncul setelah komentarnya.
Tiga Tahun Bersama Aston Villa
Sebelum pindah ke Manchester United, Tielemans menjadi bagian penting dari Aston Villa.
Ia bergabung dengan klub tersebut dari Leicester City pada 2023 dan mencatatkan 134 penampilan, dengan torehan 10 gol serta 25 assist.
Selama berada di Villa Park, Tielemans juga menjadi bagian dari perkembangan klub di bawah Emery.
Karena itu, hubungan pemain dan klub sebenarnya memiliki banyak kenangan positif sebelum akhirnya berakhir dengan kepindahan ke Manchester United.
Manchester United Tebus £35 Juta
Manchester United kemudian mengamankan jasa Tielemans dengan nilai sekitar £35 juta.
Setan Merah mengaktifkan klausul pelepasan dalam kontraknya dan memberikan kontrak berdurasi lima tahun kepada sang pemain.
Dengan kontrak tersebut, Tielemans akan berada di Old Trafford hingga 2031.
Kepindahan ini menjadi tantangan baru bagi gelandang berusia 29 tahun tersebut setelah tiga musim bersama Aston Villa.
Baca Juga: Manchester United Harus Lewati Drama Panjang Sebelum Taklukkan Leeds
Tantangan Baru Menanti
Tielemans datang ke Manchester United dengan pengalaman panjang di Premier League.
Namun, musim sebelumnya tidak berjalan sepenuhnya mulus karena masalah kebugaran.
Ia hanya tampil 35 kali di semua kompetisi akibat mengalami cedera betis dan pergelangan kaki pada periode berbeda.
Kini, Tielemans berharap bisa memulai kembali dengan kondisi fisik yang lebih baik.
Ia juga baru saja menjalani Piala Dunia bersama Belgia dan membantu negaranya mencapai perempat final sebelum tersingkir dari Spanyol.
Polemik Diharapkan Segera Berakhir
Permintaan maaf Tielemans diharapkan bisa meredakan ketegangan dengan para pendukung Aston Villa.
Bagaimanapun, sang pemain kini sudah memulai babak baru bersama Manchester United.
Sementara itu, Aston Villa juga akan melanjutkan perjalanan mereka tanpa Tielemans dengan target mempertahankan posisi sebagai salah satu kekuatan baru di Premier League.
Bagi Tielemans sendiri, polemik ini menjadi pengingat bahwa satu kalimat dapat memiliki dampak besar, terutama ketika berbicara mengenai klub yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Kini, ia harus membiarkan performanya di lapangan berbicara dan membuktikan bahwa kepindahannya ke Manchester United memang menjadi langkah tepat dalam kariernya.
(Magang, Roofy Chesta Adabi - Universitas Negeri Surabaya)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : GOAL