Drama di Salzburg, PSG Tutup Laga dengan Kemenangan Manis

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:00 WIB
Sumber: Instagram @psg
Sumber: Instagram @psg

 

Jawa Pos Radar Lawu - Paris Saint-Germain kembali menambah koleksi trofinya setelah melewati pertandingan sengit kontra Aston Villa.

Bermain di Red Bull Arena, Salzburg, Kamis (13/8/2026) dini hari WIB, PSG harus bekerja keras sebelum akhirnya mengamankan kemenangan 2-1.

Kemenangan tersebut sekaligus memastikan PSG berhasil mempertahankan UEFA Super Cup.

Sementara itu, Aston Villa harus menerima kenyataan gagal membawa pulang trofi setelah memberikan perlawanan hingga menit-menit akhir.

PSG Langsung Menekan

PSG mencoba mengambil kendali permainan sejak awal pertandingan. Tim asuhan Luis Enrique tersebut berusaha menguasai bola sekaligus mencari celah di pertahanan Aston Villa.

Tekanan PSG akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-20.

Khvicha Kvaratskhelia berhasil membawa PSG unggul setelah memanfaatkan situasi di depan kotak penalti Aston Villa.

embakannya membuat penjaga gawang Villa harus memungut bola dari dalam gawang.

Gol tersebut membuat PSG semakin percaya diri.

Aston Villa Tidak Tinggal Diam

Tertinggal satu gol tidak membuat Aston Villa menyerah.

Pasukan Unai Emery terus memberikan tekanan dan mencoba mengganggu permainan PSG. Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil menjelang babak pertama berakhir.

Brian Madjo mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-44. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan memberikan harapan baru bagi Aston Villa.

Kedua tim kemudian memasuki ruang ganti dengan skor sama kuat.

Doué Jadi Pembeda

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin terbuka.

PSG kembali mencoba meningkatkan tekanan. Sementara Aston Villa juga beberapa kali memberikan ancaman melalui serangan balik.

Keseimbangan pertandingan akhirnya pecah pada menit ke-61.

Désiré Doué menjadi pemain yang menentukan kemenangan PSG. Pemain muda tersebut berhasil mencetak gol kedua PSG dan membawa timnya kembali unggul 2-1.

Setelah gol tersebut, Aston Villa berusaha mencari gol penyeimbang.

Villa Terus Mengejar

Memasuki fase akhir pertandingan, Aston Villa meningkatkan intensitas serangan.

PSG dipaksa lebih banyak bertahan untuk mempertahankan keunggulan. Villa beberapa kali mencoba menciptakan peluang, tetapi pertahanan PSG mampu mempertahankan skor.

Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tambahan.

PSG menang 2-1 atas Aston Villa.

Trofi Kembali Jadi Milik PSG

Kemenangan ini membuat PSG kembali mengawali musim dengan sebuah trofi.

Bagi Luis Enrique, keberhasilan tersebut juga menambah koleksi gelarnya bersama klub. Reuters mencatat bahwa trofi ini menjadi gelar ke-13 Enrique sejak menangani PSG pada 2023.

PSG juga menjadi salah satu dari hanya tiga klub yang berhasil mempertahankan UEFA Super Cup secara beruntun, menyamai pencapaian AC Milan dan Real Madrid.

Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan bagi Aston Villa dan Unai Emery. Villa sebenarnya mampu memberikan perlawanan kuat, tetapi dua gol PSG akhirnya menjadi pembeda.

PSG Tunjukkan Mental Juara

Kemenangan atas Aston Villa menunjukkan bahwa PSG tidak hanya mengandalkan kualitas individu.

Ketika pertandingan berjalan ketat dan skor kembali imbang, mereka mampu menemukan celah untuk mencetak gol penentu.

Kvaratskhelia membuka jalan, Madjo sempat membuat Villa kembali percaya diri, tetapi Doué akhirnya menjadi sosok yang menentukan hasil pertandingan.

PSG pun meninggalkan Salzburg dengan trofi di tangan dan modal positif untuk melanjutkan perjalanan mereka pada musim baru.

(Magang, Roofy Chesta Adabi - Universitas Negeri Surabaya)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : ESPN
Aston Villa UEFA Super Cup Luis Enrique Désiré Doué psg