Jawa Pos Radar Lawu - Manchester City harus melewati pertandingan yang tidak mudah saat menghadapi Atletico Madrid.
Bermain di Seoul World Cup Stadium, Minggu (9/8/2026), City sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya bangkit dan membalikkan keadaan.
Pasukan Pep Guardiola menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 atas Atletico Madrid.
Atletico Unggul Lebih Dulu
Manchester City sebenarnya tampil cukup agresif sejak awal pertandingan.
Namun Atletico mampu bertahan dengan disiplin dan beberapa kali memberikan ancaman melalui serangan balik.
Menjelang akhir babak pertama, Atletico akhirnya mendapatkan gol.
Julian Alvarez? Wait — this would be inaccurate. Atletico's goal was scored by Javier Domínguez pada menit ke-43.
Gol tersebut membuat Atletico menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Marmoush Mengubah Jalannya Pertandingan
Situasi berubah drastis setelah turun minum.
Manchester City meningkatkan tekanan dan akhirnya menemukan celah di pertahanan Atletico.
Omar Marmoush menjadi pemain yang paling menentukan.
Penyerang asal Mesir itu mencetak dua gol hanya dalam rentang waktu sekitar tiga menit, tepatnya pada menit ke-57 dan 59.
Skor pun berubah dari 0-1 menjadi 2-1 untuk Manchester City.
City Makin Nyaman
Setelah membalikkan keadaan, Manchester City semakin percaya diri.
Atletico berusaha mencari gol penyama, tetapi City mampu mempertahankan keunggulan.
Permainan The Citizens terlihat lebih efektif setelah memasuki babak kedua.
Baca Juga: Babak Baru Dimulai, John Stones Tinggalkan Manchester City demi Tantangan di Italia
Ait-Nouri Tutup Pesta
Manchester City akhirnya memastikan kemenangan pada penghujung pertandingan.
Rayan Ait-Nouri mencetak gol pada menit ke-90 dan mengubah skor menjadi 3-1.
Gol tersebut sekaligus mengakhiri perlawanan Atletico Madrid di Seoul.
Modal Positif Sebelum Musim Baru
Kemenangan ini menjadi hasil positif bagi Manchester City dalam pertandingan terakhir tur pramusim mereka di Asia.
Terlepas dari statusnya sebagai laga persahabatan, comeback tersebut memberikan gambaran mengenai kemampuan City untuk merespons ketika berada dalam posisi tertinggal.
Sementara bagi Atletico, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi sebelum kompetisi resmi dimulai.
(Magang, Roofy Chesta Adabi - Universitas Negeri Surabaya)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : ESPN