Liverpool Tampil Menjanjikan, tetapi 45 Menit Kedua Jadi Mimpi Buruk

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 09:38 WIB
Florian Wirtz (kiri) saat ber-selebrasi dengan Jeremie Frimpong ketika berhasil mencetak gol ke gawang Leeds. Foto: Instagram @flowirtz
Florian Wirtz (kiri) saat ber-selebrasi dengan Jeremie Frimpong ketika berhasil mencetak gol ke gawang Leeds. Foto: Instagram @flowirtz

 

Jawa Pos Radar Lawu - Liverpool sempat membuat para pendukungnya tersenyum pada babak pertama.

Namun semua berubah setelah turun minum. Keunggulan dua gol yang sudah berada di tangan justru sirna, sebelum Leeds United membalikkan keadaan dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 4-2.

Babak Pertama Milik Liverpool

The Reds tampil dominan sejak menit awal.

Luke Chambers membuka keunggulan sebelum Florian Wirtz menggandakan skor melalui penyelesaian akhir dari umpan Jeremie Frimpong.

Permainan Liverpool pada 45 menit pertama berjalan cukup rapi dan membuat Leeds kesulitan mengembangkan permainan.

Baca Juga: Belum Resmi Kembali, Joao Cancelo Sudah Bersiap Menyambut Barcelona

Leeds Bangkit Usai Turun Minum

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan berubah total.

Leeds tampil jauh lebih agresif dan mulai menekan pertahanan Liverpool.

Brenden Aaronson memperkecil ketertinggalan sebelum Dominic Calvert-Lewin menyamakan skor.

Sean Longstaff kemudian membawa Leeds berbalik unggul, sebelum Calvert-Lewin mencetak gol keduanya untuk memastikan kemenangan 4-2.

Pertahanan Liverpool Jadi Sorotan

Kekalahan ini membuat lini belakang Liverpool mendapat perhatian.

Pergantian sejumlah pemain selepas jeda membuat koordinasi pertahanan tidak lagi sebaik babak pertama.

Leeds berhasil memanfaatkan situasi bola mati dan kesalahan antisipasi untuk mencetak empat gol tanpa balas di paruh kedua.

Wirtz dan Isak Tunjukkan Potensi

Meski kalah, Liverpool tetap mendapat kabar positif.

Florian Wirtz tampil impresif dengan satu gol, sementara Alexander Isak menunjukkan kontribusi dalam fase membangun serangan pada penampilan perdananya di pramusim.

Keduanya diharapkan menjadi bagian penting dari rencana Andoni Iraola menghadapi musim baru.

Jadi Bahan Evaluasi

Hasil ini memang tidak memengaruhi persaingan kompetitif karena hanya laga pramusim.

Namun kekalahan setelah sempat unggul dua gol menjadi bahan evaluasi penting bagi Liverpool sebelum memasuki musim 2026/2027.

Andoni Iraola dipastikan masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaiki organisasi pertahanan timnya.

(Magang, Roofy Chesta Adabi - Universitas Negeri Surabaya)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : ESPN
Leeds United Florian Wirtz Andoni Iraola Pramusim liverpool