Jawa Pos Radar Lawu - Bursa transfer NBA terus bergerak, tetapi Golden State Warriors justru menjadi salah satu tim yang belum membuat gebrakan besar.
Ketika sejumlah pesaing memperkuat skuad mereka, Warriors masih terlihat berhati-hati dalam menyusun rencana untuk musim 2026/2027.
Situasi tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan penggemar: apakah Golden State benar-benar memanfaatkan sisa masa emas Stephen Curry, atau justru terlalu lama menunggu peluang yang belum tentu datang?
Gagal Mewujudkan Target Utama
Sejak awal offseason, Warriors dikabarkan memiliki ambisi besar untuk menghadirkan satu bintang baru sebagai tandem Curry.
Nama LeBron James dan Anthony Davis sempat masuk dalam berbagai spekulasi. Namun, peluang tersebut perlahan menghilang.
LeBron akhirnya memilih bergabung dengan Philadelphia 76ers, sementara upaya Warriors mendapatkan Anthony Davis tidak membuahkan hasil setelah negosiasi tak berkembang.
Baca Juga: Stephen Curry Masih Jadi Andalan Warriors, Bersiap Sambut Musim NBA 2026-2027
Belum Ada Trade Besar
Hingga akhir Juli, Golden State belum melakukan trade besar yang benar-benar mengubah kekuatan tim.
Manajemen lebih banyak dikaitkan dengan opsi mempertahankan inti skuad, menambah pemain pelapis, dan mengembangkan pemain muda dibanding mengorbankan aset demi mengejar satu superstar.
Di sisi lain, beberapa rival di Wilayah Barat justru terus memperkuat komposisi mereka untuk bersaing memperebutkan gelar.
Stephen Curry Pernah Mengisyaratkan Perubahan
Stephen Curry sebelumnya sempat mengatakan bahwa Warriors perlu berpikir "di luar kebiasaan" dalam membangun tim.
Pernyataan tersebut dianggap sebagai sinyal bahwa sang bintang berharap ada langkah signifikan dari manajemen untuk meningkatkan peluang juara sebelum kariernya memasuki fase akhir.
Meski begitu, Curry juga tetap menegaskan fokus utamanya adalah menjaga kondisi fisik agar mampu bersaing di musim ke-18 dalam karier NBA.
Jendela Juara Tidak Akan Terbuka Selamanya
Kini Curry telah berusia 38 tahun. Meski masih tampil sebagai salah satu penembak terbaik NBA, waktu tentu bukan lagi sekutu Warriors.
Dalam beberapa musim terakhir, Golden State beberapa kali gagal melangkah jauh di playoff.
Kondisi tersebut membuat banyak pihak menilai setiap offseason menjadi kesempatan penting untuk menambah kekuatan tim.
Baca Juga: Stephen Curry, Pebasket yang Mengubah Cara Dunia Memandang Tembakan Tiga Angka
Masih Ada Waktu, tetapi Tekanan Terus Meningkat
Warriors memang masih memiliki ruang untuk menambah pemain melalui free agency maupun trade sebelum tenggat pertukaran pemain musim depan.
Namun, semakin lama manajemen menunggu, semakin besar pula tekanan dari para penggemar yang ingin melihat Stephen Curry kembali memiliki skuad yang mampu bersaing di papan atas.
Bagi Warriors, keputusan dalam beberapa bulan ke depan bisa menjadi penentu apakah era Stephen Curry akan mendapatkan satu peluang terakhir untuk mengejar gelar juara, atau justru berakhir tanpa tambahan cincin NBA.
Roofy Chesta Adabi - Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : San Francisco Chronicle