Jawa Pos Radar Lawu - Dunia olahraga terus menghadirkan tren baru yang menarik perhatian masyarakat.
Setelah tenis dan badminton memiliki basis penggemar yang besar, kini padel mulai mencuri perhatian sebagai olahraga raket yang menawarkan permainan seru, mudah dipelajari, sekaligus menjadi sarana bersosialisasi.
Popularitas padel terus meningkat di berbagai kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, hingga Bali.
Bertambahnya jumlah lapangan dan komunitas membuat olahraga ini semakin mudah diakses oleh masyarakat yang ingin mencoba pengalaman bermain yang berbeda.
Apa Itu Padel?
Padel merupakan olahraga raket yang mengombinasikan unsur permainan tenis dan squash.
Permainan ini umumnya dimainkan dalam format ganda atau dua lawan dua di lapangan yang lebih kecil dibanding lapangan tenis.
Keunikan padel terletak pada penggunaan dinding kaca maupun pagar kawat di sekeliling lapangan sebagai bagian dari permainan.
Bola yang memantul ke dinding masih dapat dimainkan sehingga reli berlangsung lebih lama dan pertandingan menjadi lebih dinamis.
Karakteristik Permainan Padel
Beberapa ciri khas olahraga padel antara lain:
- Lapangan berukuran sekitar 10 x 20 meter untuk permainan ganda.
- Servis dilakukan secara underhand atau dari bawah pinggang.
- Bola boleh memantul ke dinding setelah terlebih dahulu menyentuh lantai.
- Sistem penilaian mengikuti aturan tenis, yaitu 15, 30, 40, deuce, hingga penentuan set terbaik dari tiga set.
Mengapa Padel Semakin Digemari?
Dalam beberapa tahun terakhir, padel berkembang menjadi salah satu olahraga dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
Di Indonesia, ada beberapa faktor yang mendorong popularitasnya.
Mudah Dipelajari
Padel dikenal lebih ramah bagi pemula dibanding tenis.
Teknik dasar permainan relatif lebih mudah dipelajari sehingga pemain baru dapat menikmati pertandingan dalam waktu yang lebih singkat.
Menjadi Sarana Bersosialisasi
Karena dimainkan secara berpasangan, padel menawarkan pengalaman olahraga yang lebih interaktif.
Banyak orang menjadikannya sebagai aktivitas untuk berkumpul bersama teman, keluarga, maupun rekan kerja.
Mendukung Gaya Hidup Aktif
Hadirnya berbagai klub padel dengan fasilitas modern membuat olahraga ini identik dengan gaya hidup sehat di kawasan perkotaan.
Tak sedikit komunitas yang rutin mengadakan latihan bersama maupun turnamen persahabatan.
Infrastruktur Terus Berkembang
Lapangan padel kini semakin banyak tersedia di sejumlah kota besar.
Bertambahnya fasilitas tersebut memudahkan masyarakat untuk mengenal dan mencoba olahraga ini.
Tips Bermain Padel untuk Pemula
Agar lebih cepat beradaptasi saat bermain, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memasuki lapangan.
Persiapan Sebelum Bermain
Lakukan pemanasan dinamis agar tubuh siap bergerak dan risiko cedera dapat diminimalkan.
Beberapa gerakan yang disarankan antara lain:
- Lompat ringan.
- Rotasi bahu.
- Peregangan pergelangan tangan.
- Gerakan pinggul.
Selain itu, pilih raket dengan bobot sekitar 350–365 gram dan bentuk kepala bulat karena lebih mudah dikendalikan oleh pemain pemula.
Gunakan pula sepatu olahraga dengan daya cengkeram yang baik agar tetap stabil saat bergerak di lapangan.
Teknik Dasar yang Perlu Dilatih
Beberapa teknik berikut menjadi fondasi penting dalam permainan padel.
Servis
Servis dilakukan menggunakan ayunan dari bawah pinggang.
Latih posisi tubuh, langkah kaki, dan arah pukulan agar bola masuk ke area servis lawan.
Volley dan Bandeja
Pukulan di dekat net menjadi salah satu senjata utama dalam padel.
Menguasai teknik volley dan bandeja akan membantu meningkatkan tekanan terhadap lawan.
Memanfaatkan Pantulan Dinding
Salah satu perbedaan utama padel dibanding tenis adalah penggunaan dinding sebagai bagian permainan.
Karena itu, pemain perlu membiasakan diri membaca arah pantulan bola agar dapat mengembalikannya dengan baik.
Komunikasi dengan Pasangan
Karena dimainkan dalam format ganda, koordinasi menjadi faktor yang sangat menentukan.
Tentukan pembagian posisi, kapan maju ke depan, dan siapa yang menjaga area belakang agar permainan lebih efektif.
Baca Juga: Sinopsis 3mm of Love, Film Romantis Jepang-Korea yang Siap Tayang November 2026
Latihan Fisik Pendukung
Selain teknik, kondisi fisik juga memengaruhi performa saat bermain.
Beberapa latihan yang dapat dilakukan antara lain:
- Latihan kelincahan, seperti cone drill dan ladder drill.
- Latihan kekuatan otot inti, misalnya plank, side plank, dan sit-up.
- Pendinginan serta peregangan setelah bermain untuk membantu pemulihan otot.
Aturan Dasar Padel
Sebelum bermain, penting memahami aturan dasar agar pertandingan berlangsung lancar.
- Permainan umumnya dimainkan 2 lawan 2.
- Servis dilakukan dari bawah pinggang.
- Bola harus memantul di lantai sebelum mengenai dinding.
- Bola masih dianggap sah jika memantul ke dinding setelah menyentuh lantai.
- Poin diberikan kepada lawan apabila bola memantul dua kali di area permainan sendiri.
- Sistem skor mengikuti aturan tenis, yaitu 15, 30, 40, deuce, dan set terbaik dari tiga.
Baca Juga: Ingin Jantung Tetap Prima? Ini 7 Olahraga Kardio yang Mudah Dilakukan Setiap Hari
Mengapa Layak Mencoba Padel?
Padel menawarkan kombinasi olahraga, hiburan, dan interaksi sosial dalam satu permainan.
Aturannya relatif mudah dipahami, teknik dasarnya cepat dipelajari, serta dapat dimainkan oleh berbagai kalangan, mulai dari pemula hingga pemain berpengalaman.
Dengan semakin banyaknya lapangan dan komunitas yang bermunculan di Indonesia, kini menjadi waktu yang tepat untuk mencoba olahraga raket yang sedang naik daun ini.
Selain meningkatkan kebugaran tubuh, bermain padel juga dapat menjadi cara menyenangkan untuk memperluas relasi dan menikmati gaya hidup aktif.
Azarine Nirwasita Zada, Politeknik Negeri Madiun
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : https://radarmadiun.jawapos.com/sport/2511030090/tren-baru-di-lapangan-padel-olahraga-raket-yang-sedang-naik-daun