Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

'Dia Merusak Segalanya', Kartu Merah Embolo di Laga Argentina vs Swiss Tuai Perdebatan

Tim Content Writer Radar Lawu • Selasa, 14 Juli 2026 | 12:13 WIB
https://radarsurabaya.jawapos.com/piala-dunia-2026/2607120016/breel-embolo-diusir-usai-var-ungkap-aksi-diving-swiss-kehilangan-momentum-lawan-argentina
https://radarsurabaya.jawapos.com/piala-dunia-2026/2607120016/breel-embolo-diusir-usai-var-ungkap-aksi-diving-swiss-kehilangan-momentum-lawan-argentina

 

Jawa Pos Radar Lawu - Perdebatan mengenai kartu merah yang diterima Breel Embolo pada laga Argentina kontra Swiss di perempat final Piala Dunia 2026 belum juga mereda. Meski pertandingan telah usai dengan kemenangan 3-1 Argentina setelah perpanjangan waktu, insiden yang melibatkan penyerang Swiss tersebut masih menjadi bahan pembicaraan media internasional.

Banyak pihak menilai keputusan wasit setelah meninjau VAR menjadi titik balik pertandingan. Saat itu, Swiss sedang berada dalam momentum positif usai menyamakan kedudukan, sebelum akhirnya harus bermain dengan 10 orang akibat kartu merah Embolo.

VAR Mengubah Keputusan Wasit

Kontroversi bermula ketika wasit João Pinheiro awalnya memberikan kartu kuning kepada gelandang Argentina, Leandro Paredes, atas pelanggaran terhadap Embolo.

Namun setelah mendapat masukan dari VAR, wasit melakukan koreksi berdasarkan aturan mistaken identity. Tayangan ulang menunjukkan Embolo dianggap melakukan simulasi (diving), sehingga kartu kuning dialihkan kepada pemain Swiss tersebut. Karena sebelumnya sudah mengantongi kartu kuning, Embolo otomatis menerima kartu merah.

"Dia Merusak Segalanya"

Sejumlah media asing menilai insiden tersebut menjadi momen yang mengubah arah pertandingan.

Reuters menulis bahwa kartu merah Embolo menjadi titik balik yang membuat impian Swiss mencapai semifinal pertama dalam sejarah Piala Dunia sirna. Setelah kehilangan satu pemain, Swiss kesulitan mempertahankan intensitas permainan dan akhirnya kebobolan dua gol pada babak tambahan.

Sementara itu, sejumlah media dan pengamat juga menyoroti keputusan Embolo melakukan aksi yang dianggap sebagai simulasi di momen krusial pertandingan.

Swiss Kecewa dengan Aturan Baru

Pelatih Swiss, Murat Yakin, mengaku kecewa terhadap penerapan aturan tersebut. Menurutnya, keputusan itu sulit dipahami dan sangat memengaruhi jalannya pertandingan.

Beberapa pemain Swiss juga menyampaikan kritik terhadap penggunaan VAR dalam insiden tersebut. Mereka menilai keputusan tersebut menghilangkan momentum tim yang saat itu tengah menekan Argentina untuk mencari gol kemenangan.

FIFA Tetap Berpegang pada Regulasi

Di sisi lain, keputusan wasit dinilai sesuai dengan Laws of the Game yang berlaku pada Piala Dunia 2026.

Aturan terbaru memungkinkan VAR mengoreksi identitas pemain yang menerima kartu jika ditemukan kesalahan setelah peninjauan video. Dalam kasus ini, wasit menganggap tidak terjadi pelanggaran terhadap Embolo, melainkan simulasi yang dilakukan sang penyerang, sehingga kartu kuning dialihkan kepadanya.

Argentina Melaju, Kontroversi Tetap Hidup

Terlepas dari kontroversi tersebut, Argentina berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Julian Alvarez mencetak gol pada babak perpanjangan waktu sebelum Lautaro Martinez memastikan kemenangan 3-1 yang membawa Albiceleste ke semifinal.

Namun hingga kini, kartu merah Breel Embolo masih menjadi salah satu keputusan wasit yang paling banyak diperdebatkan sepanjang Piala Dunia 2026. Bagi pendukung Swiss, insiden itu menjadi awal dari berakhirnya mimpi mereka. Sementara bagi Argentina, kemenangan tersebut memastikan langkah mereka tetap berlanjut dalam perburuan gelar juara dunia.

Roofy Chesta Adabi - Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : https://www.goal.com/id/berita/media-asing-tak-henti-hentinya-membicarakan-kartu-merah-kontroversial-yang-diterima-embolo-dia-merusak-segalanya/blt190fe84f3d0314e8
Breel Embolo Argentina vs Swiss VAR Piala Dunia 2026 piala dunia 2026 timnas argentina