Jawa Pos Radar Lawu - Dalam dunia sepak bola modern yang dipenuhi mesin gol seperti Cristiano Ronaldo, Robert Lewandowski, Erling Haaland, hingga Kylian Mbappé, ada satu rekor milik Lionel Messi yang tetap berdiri kokoh. Rekor tersebut adalah 91 gol dalam satu tahun kalender, sebuah pencapaian yang hingga kini masih menjadi tolok ukur kesempurnaan seorang penyerang.
Lebih dari satu dekade telah berlalu sejak Messi menciptakan sejarah pada 2012. Namun, belum ada pemain yang benar-benar mampu mendekati, apalagi melampaui, angka tersebut. Guinness World Records pun masih mengakui torehan itu sebagai rekor resmi gol terbanyak dalam satu tahun kalender.
Musim Terbaik dalam Karier Messi
Tahun 2012 menjadi periode paling luar biasa dalam karier Lionel Messi. Bersama Barcelona dan Timnas Argentina, ia tampil hampir tanpa cela.
Sepanjang tahun tersebut, Messi mencetak:
- 79 gol bersama Barcelona
- 12 gol bersama Timnas Argentina
- Total 91 gol resmi dalam satu tahun kalender
Catatan itu mematahkan rekor legenda Jerman, Gerd Müller, yang sebelumnya mencetak 85 gol pada 1972.
Baca Juga: Makna Lagu Ocean & Engines NIKI, Balada Emosional tentang Cinta dan Perpisahan
Angka yang Sulit Didekati
Sejak rekor itu tercipta, banyak penyerang hebat bermunculan.
Cristiano Ronaldo beberapa kali menembus angka 60 gol dalam setahun, Robert Lewandowski tampil luar biasa pada 2021, sementara Erling Haaland memecahkan berbagai rekor gol di level klub. Namun, tidak satu pun mampu menyentuh angka 91 gol dalam satu tahun kalender.
Hal ini menunjukkan betapa luar biasanya konsistensi Messi sepanjang 2012.
Bukan Hanya Banyak, tetapi Juga Konsisten
Yang membuat rekor ini semakin sulit dipecahkan bukan sekadar jumlah golnya.
Messi mencetak gol hampir setiap pekan, baik di La Liga, Liga Champions, Copa del Rey, Piala Super Spanyol, maupun bersama Timnas Argentina. Ia mengakhiri tahun dengan rata-rata lebih dari satu gol per pertandingan, sebuah angka yang bahkan sulit dicapai oleh penyerang terbaik dunia saat ini.
Mengapa Rekor Ini Terlihat Mustahil?
Sepak bola modern kini memiliki jadwal yang lebih padat, rotasi pemain lebih sering dilakukan, dan intensitas permainan semakin tinggi.
Banyak klub juga lebih berhati-hati menjaga kondisi pemain agar terhindar dari cedera. Akibatnya, kesempatan bermain dalam jumlah pertandingan sebanyak yang dibutuhkan untuk mengejar 91 gol menjadi semakin kecil.
Selain itu, seorang pemain tidak hanya harus tampil di level tertinggi sepanjang musim, tetapi juga harus nyaris bebas cedera dan mempertahankan produktivitas luar biasa selama 12 bulan penuh.
Baca Juga: Makna Lagu The One That Got Away Katy Perry, Penyesalan tentang Cinta yang Tak Pernah Kembali
Masih Menjadi Standar Emas
Hingga saat ini, rekor 91 gol Lionel Messi masih menjadi salah satu pencapaian individu paling luar biasa dalam sejarah sepak bola.
Banyak rekor telah lahir dan terpecahkan, tetapi angka 91 masih berdiri sebagai simbol konsistensi, kualitas, dan dominasi yang pernah ditunjukkan Messi pada puncak kariernya.
Dengan semakin kompetitifnya sepak bola modern, rekor tersebut bukan tidak mungkin suatu hari akan dipecahkan. Namun untuk saat ini, 91 gol dalam satu tahun kalender masih terasa seperti salah satu rekor paling sulit untuk dikejar dalam sejarah olahraga tersebut.
Roofy Chesta Adabi - Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar Lawu