Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kontroversi Argentina vs Mesir Viral, Tuduhan Curang Belum Terbukti

Tim Content Writer Radar Lawu • Kamis, 9 Juli 2026 | 09:00 WIB
Source : Instagram @idextratime
Source : Instagram @idextratime

 

Jawa Pos Radar Lawu - Laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir menjadi salah satu pertandingan yang paling banyak dibicarakan. Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menang dramatis 3-2, tetapi kemenangan itu langsung dibayangi tuduhan bahwa sang juara bertahan diuntungkan oleh keputusan wasit dan Video Assistant Referee (VAR).

Di media sosial, muncul narasi yang menyebut Argentina "menang karena dibantu wasit". Namun, jika melihat fakta yang tersedia hingga saat ini, belum ada bukti resmi yang menunjukkan kemenangan Argentina diperoleh melalui kecurangan.

Kontroversi Berawal dari Gol Mesir yang Dianulir

Insiden yang paling banyak diperdebatkan adalah gol kedua Mesir yang dicetak Mostafa Zico.

Setelah bola masuk ke gawang, VAR melakukan pemeriksaan dan menemukan adanya pelanggaran pemain Mesir pada proses build-up serangan. Berdasarkan hasil review tersebut, wasit François Letexier membatalkan gol.

Keputusan ini memicu protes keras dari pemain, pelatih, hingga Federasi Sepak Bola Mesir (EFA).

Apakah VAR Boleh Membatalkan Gol?

Banyak penggemar menganggap VAR tidak seharusnya mengintervensi kejadian tersebut.

Namun menurut Laws of the Game yang diterbitkan IFAB, VAR memang berhak meninjau proses terciptanya gol, termasuk jika terdapat pelanggaran, handball, atau offside dalam fase serangan sebelum bola masuk ke gawang.

Artinya, dari sisi regulasi, penggunaan VAR pada momen tersebut masih berada dalam kewenangannya. Yang diperdebatkan bukan hak VAR untuk meninjau, melainkan apakah pelanggaran tersebut cukup kuat untuk membatalkan gol.

Baca Juga: Ingin Liburan yang Beda? Coba Sensasi Jeep Offroad Kemuning yang Penuh Adrenalin

Mesir Resmi Mengajukan Protes

Usai pertandingan, Federasi Sepak Bola Mesir mengajukan keluhan resmi kepada FIFA.

Mereka mempertanyakan konsistensi keputusan wasit, termasuk pembatalan gol serta tidak diberikannya penalti pada menit-menit akhir pertandingan.

Meski demikian, pengajuan protes bukan berarti otomatis membuktikan adanya kecurangan. Hingga kini FIFA juga belum mengeluarkan pernyataan yang menyatakan wasit melakukan pelanggaran aturan atau adanya manipulasi pertandingan.

Tuduhan "Curang" Belum Memiliki Bukti

Di media sosial muncul berbagai unggahan yang menuduh FIFA sengaja membantu Argentina agar tetap bertahan di turnamen.

Namun hingga artikel ini ditulis, tuduhan tersebut belum disertai bukti yang dapat diverifikasi. Sejumlah mantan pemain dan analis memang mengkritik konsistensi keputusan wasit, tetapi kritik tersebut berbeda dengan tuduhan bahwa pertandingan telah diatur.

Argentina Tetap Harus Bangkit di Lapangan

Source : Instagram @433
Source : Instagram @433

 

Terlepas dari kontroversi, Argentina tetap harus mencetak tiga gol dalam 11 menit terakhir untuk membalikkan keadaan.

Gol-gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernández terjadi setelah permainan terus berlanjut sesuai keputusan wasit. Tidak ada keputusan resmi dari FIFA yang membatalkan hasil pertandingan ataupun menyatakan kemenangan Argentina diperoleh secara tidak sah.

Baca Juga: Insidious: Out of the Further Hadirkan Kengerian Baru, Ibu Muda Jadi Target Kekuatan Jahat

Kontroversi Bukan Berarti Kecurangan

Dalam sepak bola, keputusan wasit memang kerap memunculkan perdebatan, terlebih ketika melibatkan VAR.

Namun, hingga saat ini, menyebut Argentina menang karena curang tidak didukung oleh putusan resmi. Fakta yang ada menunjukkan pertandingan tersebut memang kontroversial dan memicu protes dari Mesir, tetapi belum ada bukti bahwa Argentina melakukan kecurangan atau mendapat kemenangan yang tidak sah.

Karena itu, membedakan antara keputusan wasit yang diperdebatkan dan tuduhan kecurangan menjadi hal penting agar penilaian terhadap pertandingan tetap berdasarkan fakta, bukan sekadar opini yang berkembang di media sosial.

Roofy Chesta Adabi - Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
#Argentina vs Mesir #VAR Argentina #Kontroversi Argentina Mesir #piala dunia 2026 #lionel messi