Jawa Pos Radar Lawu - Peta persaingan tinju kelas berat (heavyweight) dunia makin memanas. Juara interim World Boxing Council (WBC), Agit Kabayel, baru saja membuktikan kelasnya sebagai predator ring yang menakutkan.
Bertarung di Jerman, petinju tuan rumah ini sukses menghancurkan Damian Knyba hanya dalam waktu singkat.
Tak butuh waktu lama, Kabayel menyudahi perlawanan petinju asal Polandia itu lewat kemenangan Knockout (KO) di ronde ketiga.
Kemenangan impresif ini membuat Kabayel kian percaya diri. Tanpa basa-basi, ia langsung melayangkan tantangan terbuka kepada raja tinju dunia saat ini, Oleksandr Usyk.
"Berikan saya pertarungan melawan (Oleksandr) Usyk," tegas Kabayel dikutip dari The Ring, Senin.
Rekor Mengerikan: 27 Laga Tak Terkalahkan
Kemenangan atas Knyba mempertegas status Kabayel sebagai petinju yang belum tersentuh kekalahan.
Rekor profesionalnya kini menjadi 27-0, dengan 19 kemenangan di antaranya diraih lewat jalur KO.
Setelah memberi kekalahan perdana bagi Knyba, Kabayel menegaskan bahwa targetnya tahun ini adalah mengubah status juara interim menjadi juara dunia penuh.
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp29 Ribu di Awal Pekan, Tembus Rp2,63 Juta per Gram
Tolak Lawan Sepele, Incar Sabuk Juara
Kabayel merasa levelnya sudah bukan lagi untuk melawan petinju tanggung.
Saat disodorkan nama Lawrence Okolie sebagai calon lawan, ia menolak halus.
Menurutnya, ia sudah membuktikan diri dengan mengalahkan nama-nama besar dan undefeated sebelumnya seperti Arslanbek Makhmudov, Frank Sanchez, hingga Zhilei Zhang.
"Apa yang saya inginkan, tanpa bermaksud tidak menghormati Lawrence atau petinju lain, tapi saya pikir saya sudah siap untuk kesempatan bertarung memperebutkan gelar dunia, tolong," ujarnya.
Baca Juga: Hore! Baru Saja Selesai Libur Panjang, Sudah Ada Long Weekend Lagi di Akhir Pekan Ini
Ogah Lawan Tyson Fury, Bidik Wardley
Meski haus gelar, ada satu nama yang haram dilawan oleh Kabayel, yakni Tyson Fury.
Bagi Kabayel, The Gypsy King adalah sosok saudara yang berjasa mendukung kariernya.
Maka, bidikan utamanya tetap terkunci pada Oleksandr Usyk atau opsi lain seperti Fabio Wardley, pemegang gelar juara dunia kelas berat WBO.
"Wardley, kenapa tidak? Kita bisa melakukannya di Jerman atau Inggris, kirimkan lokasi kepada saya," tantangnya penuh percaya diri. (naz)
Editor : Mizan Ahsani