Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Aturan Offside Terbaru Usulan Arsene Wenger Akan Dicoba, Ini Perbedaannya dengan Aturan Lama!

Nur Wachid • Senin, 22 September 2025 | 22:20 WIB
Aturan offside regulasi lama
Aturan offside regulasi lama

Jawa Pos Radar Lawu – Sebagai pecinta sepak bola tentunya banyak yang penasaran mengenai aturan offside terbaru usulan dari Arsene Wenger.

Topik ini ramai diperbincangkan karena dinilai berpotensi memberi pengaruh besar terhadap jalannya pertandingan.

Sebagai penggemar sepak bola, tentu muncul pertanyaan: apakah regulasi baru ini akan membuat permainan semakin seru, atau justru memicu kontroversi baru?
FIFA sendiri sudah lama mengkaji wacana perubahan aturan ini.

Sosok di balik gagasan tersebut adalah Arsene Wenger, eks pelatih Arsenal yang kini menjabat sebagai Direktur Pengembangan Sepak Bola Global FIFA.

Menurut Wenger, penggunaan teknologi VAR justru sering merugikan penyerang karena keuntungan yang seharusnya mereka dapatkan hilang.

Momen yang mestinya memberi peluang bagi striker kerap berubah menjadi keputusan offside yang sangat ketat. Dari sinilah lahir ide aturan offside baru dengan tujuan menghidupkan kembali semangat menyerang dalam sepak bola.

Sebagian pihak menilai aturan ini bisa menghadirkan keadilan yang lebih jelas. Jika dulu posisi meragukan cenderung menguntungkan penyerang, kini VAR menilainya hingga ukuran sekecil milimeter. Inilah yang dianggap Wenger merusak esensi permainan.

Namun, di sisi lain, ada juga pandangan bahwa perubahan aturan ini justru berpotensi mengacaukan strategi bertahan tim.

“Dulu, jika ragu, keunggulan milik striker, dengan VAR, hal itu hilang. Karena itu, saya mengusulkan perubahan ini agar permainan tetap adil,” ujar Wenger.

Namun usulan tersebut juga tidak luput dari kritik, Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, berpendapat bahwa usulan dari Arsene wenger tersebut dapat merusak taktik dari tim.

“Tim akan bertahan dengan cara berbeda dan lebih negatif.

Pertandingan bisa jadi membosankan, padahal saat ini jumlah gol sudah banyak. Kita tidak butuh keuntungan tambahan untuk striker,” ujar Carragher.

Perubahan peraturan ini menciptakan berbagai respon pro dan kontra dari berbagai kalangan khususnya para penggemar berat sepak bola.

Apa saja perbedaan dari peraturan offside dahulu dan sekarang?

Aturan Offside terdahulu

Dalam aturan offside yang lama, seorang pemain dianggap offside apabila sebagian anggota tubuh pemain berada dibelakang bek terakhir dari lawan.

Penggunaan VAR membuat keputusan offside menjadi semakin ketat, karena tayangan gambar diam mampu memperlihatkan detail posisi tubuh dengan sangat jelas.

Namun, dalam aturan offside yang baru, batasannya dibuat lebih longgar. Selama masih ada bagian tubuh penyerang yang sejajar dengan bek lawan, gol tetap dianggap sah.

Meski terkesan sederhana, perubahan ini bisa memberikan dampak besar terhadap strategi permainan.

Aturan offside terbaru

Inti dari aturan offside model terbaru adalah seorang pemain tidak langsung dinyatakan offside kecuali seluruh tubuhnya melewati posisi bek terakhir saat menerima umpan.

Dengan kata lain, selama masih ada bagian tubuh yang sejajar dengan pemain bertahan, permainan tetap dianggap sah dan tidak dihentikan.

Tujuan dari perubahan ini adalah memberikan ruang gerak yang lebih besar bagi penyerang sehingga mereka tidak gampang terjebak dalam posisi offside.

Sampai saat ini FIFA masih belum mengumumkan tanggal resmi untuk peraturan baru ini, tetapi uji coba sudah dilakukan dipertandingan liga usia muda, sebelum dilakukan di pertandingan besar kedepannya.

 

Editor : Nur Wachid
#arsene wenger #Perubahan Aturan Sepak Bola #fifa #Aturan Offside Terbaru