Jawa Pos Radar Lawu - Persib Bandung takluk dari Persijap Jepara dalam laga lanjutan Liga 1 2025/2026, hasil yang langsung menjadi sorotan publik sepak bola nasional.
Bermain di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (17/8), Persijap berhasil mengukir sejarah kemenangan berkelas setelah menumbangkan Maung Bandung dengan skor dramatis 2-1.
Kekalahan ini menjadi catatan pahit bagi Persib yang sebelumnya tampil impresif di awal musim.
Kronologi Pertandingan
Baca Juga: Terungkap! Sosok PNS Pertama di Indonesia Ternyata Adalah Sultan di Yogyakarta
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Persib Bandung yang turun dengan skuad utama tampil dominan di babak pertama.
Namun, Persijap menunjukkan mental juara dengan permainan disiplin dan serangan balik cepat.
Gol pembuka lahir di menit ke-34 melalui tendangan jarak jauh pemain Persijap yang tak mampu diantisipasi kiper Persib.
Persib sempat menyamakan kedudukan di babak kedua lewat sundulan striker asing mereka di menit ke-67.
Drama terjadi di masa injury time ketika Persijap sukses memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Persib.
Gol penentu di menit 90+3 membuat stadion bergemuruh sekaligus memastikan kemenangan bersejarah tuan rumah.
Reaksi dan Dampak
Kemenangan ini disambut euforia oleh ribuan suporter Persijap yang memadati stadion.
Di sisi lain, kekalahan ini membuat Persib mendapat kritik tajam dari pendukungnya yang kecewa dengan performa tim.
Pelatih Persib mengakui bahwa kesalahan kecil di menit akhir menjadi faktor utama kekalahan.
Sementara itu, pelatih Persijap menyebut kemenangan ini sebagai bukti kerja keras dan motivasi tinggi timnya untuk bersaing dengan klub-klub besar di Liga 1.
Catatan Sejarah
Baca Juga: Siapa yang Nyawer Vokalis Juicy Luicy dengan Syarat Buka Celana? Netizen: Bikin Greget!
Kemenangan Persijap atas Persib tak hanya bermakna tiga poin, tetapi juga tercatat sebagai salah satu momen bersejarah klub asal Jepara tersebut.
Ini adalah kemenangan pertama Persijap atas Persib di era Liga 1 modern, yang tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim dan suporternya. (ghiska-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid