Jawa Pos Radar Lawu – Laga lanjutan matchday kedua Grup S babak 32 besar Liga 4 Nasional 2024/2025 mempertemukan tuan rumah Persebi Boyolali menghadapi PS Mojokerto Putra di Stadion Kebogiro, Boyolali, Rabu (1/5).
Pertandingan berlangsung sengit dan intens, namun berakhir tanpa gol alias imbang 0-0.
Persebi yang diasuh oleh Dul Khamid tampil menyerang sejak menit awal.
Baru memasuki menit ke-3, peluang emas nyaris tercipta setelah tembakan salah satu pemain Persebi hanya melenceng tipis dari gawang PS Mojokerto.
Namun, tim tamu PS Mojokerto Putra yang dipimpin Ridwan Oesman tak tinggal diam.
Beberapa kali mereka mencoba membangun serangan dari sisi kanan lapangan dan berhasil mengancam lini pertahanan tuan rumah.
Hingga babak pertama usai, skor kacamata masih bertahan. Di babak kedua, intensitas pertandingan meningkat.
Persebi terus menggempur pertahanan PS Mojokerto, namun solidnya lini belakang Laskar Majapahit membuat peluang-peluang Persebi selalu kandas.
Salah satu peluang terbaik Persebi tercipta di menit ke-69 lewat tendangan bebas Fata.
Sepakan kerasnya mengarah tepat ke gawang, tapi kiper Muhajir tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting yang menggagalkan peluang tuan rumah membuka keunggulan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tak berubah.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Persebi, yang kini hanya mengoleksi 1 poin dari dua laga kandang dan tertahan di posisi ketiga klasemen sementara Grup S.
Sementara itu, tambahan satu poin membuat PS Mojokerto Putra merangsek ke posisi runner-up dengan 2 poin, di bawah Persema Malang yang sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar.
Laga terakhir grup S akan menjadi penentuan hidup-mati bagi PS Mojokerto Putra maupun Persebi Boyolali.
Noka dkk harus mengalahkan Persema Malang jika ingin memastikan lolos, sementara Persebi Boyolali juga wajib menang atas PS Kwarta dan berharap PS Mojokerto terpeleset, untuk bisa melaju ke babak 16 besar.
Menarik untuk melihat pertarungan di Grup S ini, demi tiket ke 16 besar liga 4 putaran Nasional 24/25. (*)
Editor : Riana M.