Jawa Pos Radar Lawu - Atlet voli Megawati Hangestri Pertiwi membuat keputusan besar dalam perjalanan kariernya.
Setelah berpetualang di luar negeri, Megatron sapaan akrab Megawati akhirnya memilih untuk pulang ke Indonesia dan bergabung dengan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia.
Keputusan ini diambilnya setelah meninggalkan klub asal Korea Selatan, Red Sparks.
Megawati dipastikan akan tampil dalam Final Four PLN Mobile Proliga 2025, yang dimulai pada Kamis, 17 April 2025 hingga 4 Mei 2025.
Nama Megawati kini tercatat sebagai pemain Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dengan nomor punggung delapan, sesuai dengan informasi yang tercantum di laman resmi Proliga.
Meskipun demikian, kehadirannya dalam pertandingan pertama di Kediri pada 17-20 April 2025 masih diragukan, mengingat kondisi fisiknya yang masih dalam proses pemulihan.
Keputusan Megawati untuk meninggalkan Red Sparks cukup mengejutkan, mengingat musim terakhirnya bersama klub voli asal Daejeon itu sangat mengesankan.
Megawati sukses mengantarkan Red Sparks ke final Liga Bola Voli Putri Korea Selatan, yang merupakan pencapaian pertama tim itu dalam 13 tahun terakhir.
Namun, sayang, Red Sparks gagal meraih gelar juara setelah kalah 2-3 dari Pink Spiders dalam laga yang berlangsung sengit selama lima gim.
Megawati juga tercatat sebagai top scorer ketiga di Liga Bola Voli Putri Korea Selatan musim lalu dengan total 802 poin, prestasi terbaik di Red Sparks.
Sebelum memutuskan kembali ke Indonesia, Megawati sempat mendapatkan tawaran dari beberapa klub besar di luar negeri, termasuk dari Turki dan Jepang.
Bahkan, Red Sparks sendiri masih berharap agar Megawati tetap bertahan dan bermain musim depan.
Namun, Megawati yang memiliki ikatan emosional dengan keluarga di Indonesia akhirnya memilih untuk pulang meski keputusan ini berat baginya dan bagi pelatih Ko Hee-jin, yang enggan melepaskan pemain andalannya.
Kabar kepindahan Megawati ini sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan fans, terutama karena belum ada konfirmasi resmi dari pihak klub maupun pemain.
Isu ini semakin memanas di media sosial, dengan banyak fans yang menantikan kepastian mengenai keputusan Megawati.
Untuk menjaga privasi, Megawati pun meminta agar keterlibatannya di Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dirahasiakan hingga pengumuman resmi dilakukan.
Bergabung dengan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Megawati juga menjadi pemain dengan bayaran termahal di klub tersebut.
Meskipun demikian, ia enggan mengungkapkan besaran nominal kontraknya.
"Saya main di Petrokimia Gresik hanya satu bulan," ungkap Megawati dengan tegas.
Megawati, yang lahir di Jember pada 20 September 1999, kini masih menjalani masa pemulihan dan belum berlatih dengan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia.
Namun, kehadirannya di Proliga 2025 tentunya akan membawa angin segar bagi tim asal Gresik tersebut.
Diharapkan Megawati dapat tampil optimal dan memberikan kontribusi besar dalam perjalanan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia menuju gelar juara.
Dengan kepindahan Megawati ke Gresik Petrokimia, Proliga 2025 dipastikan semakin menarik untuk disaksikan.
Laga Final Four yang dimulai pada Jumat, 18 April 2025, melawan Jakarta Popsivo Polwan menjadi momentum penting bagi Megawati dan tim barunya untuk membuktikan kualitasnya di kompetisi voli Indonesia. (*)
Editor : Riana M.