Jawa Pos Radar Lawu - Kemenangan tipis atas Bahrain memang menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia dalam perburuan tiket Piala Dunia 2026.
Gol semata wayang yang tercipta di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa, 25 Maret 2025, tak hanya mengamankan tiga poin, tetapi juga menjaga Garuda tetap bersaing di papan atas klasemen putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Dengan tambahan tiga poin tersebut, Indonesia kini mantap duduk di posisi keempat dengan 9 poin.
Tim asuhan Patrick Kluivert hanya terpaut satu angka dari Arab Saudi yang menempati peringkat kedua, serta unggul tiga poin dari Bahrain dan China yang berada di peringkat kelima dan keenam.
Namun, di balik kemenangan penting itu, Timnas Indonesia harus menerima kenyataan pahit.
Kiper utama mereka, Maarten Paes, dipastikan absen saat menghadapi laga krusial melawan Tiongkok pada 5 Juni mendatang.
Kiper yang kini merumput dengan FC Dallas tersebut mendapatkan kartu kuning pada menit ke-72 saat melawan Bahrain, yang menjadi kartu kuning keduanya di sepanjang babak kualifikasi ini.
Sesuai regulasi FIFA, akumulasi dua kartu kuning membuat Paes harus menjalani skorsing satu pertandingan.
Selain Paes, dua pemain Garuda lainnya juga sempat mendapat kartu kuning di laga tersebut.
Marselino Ferdinan diganjar kartu pada menit ke-34 dan Kevin Diks di menit ke-70.
Marselino bahkan terancam absen jika kembali menerima kartu pada laga berikutnya, mengingat ia telah mengantongi kartu kuning sebelumnya saat melawan Bahrain di pertemuan pertama pada Oktober 2024.
Absennya Paes tentu menjadi tantangan besar bagi lini pertahanan Indonesia.
Namun di sisi lain, ini membuka peluang emas bagi Emil Audero untuk tampil perdana bersama Garuda.
Nama Emil memang sudah dinantikan publik sejak masuk dalam daftar pemain menghadapi Australia dan Bahrain, namun belum sekalipun mendapat menit bermain.
Kini, dengan absennya Paes, Emil yang merupakan mantan kiper Juventus dan Inter Milan, berpeluang besar melakoni debut resminya.
Timnas Indonesia sendiri akan melakoni dua laga pamungkas yang sangat menentukan.
Setelah menjamu China di Jakarta pada 5 Juni, mereka akan bertandang ke markas Jepang pada 10 Juni 2025.
Jika mampu meraih kemenangan atas China, Garuda berpeluang besar mengamankan posisi tiga besar, asalkan Bahrain tak mampu meraih lebih dari satu kemenangan di dua laga tersisa mereka.
Situasi ini menjadi momen penentuan, bukan hanya bagi nasib Timnas di kualifikasi, tetapi juga bagi Emil Audero yang berpeluang mencatatkan caps pertamanya bersama Merah Putih. (*)
Editor : Riana M.Sumber : Radar Lawu