JAWA POS RADAR LAWU – Duel Timnas Indonesia vs Australia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan berlangsung di Sydney Football Stadium, Kamis, 20 Maret 2025, pukul 16.30 WIB.
Menariknya, laga ini bertepatan dengan weton Kamis Legi, yang dalam hitungan Jawa memiliki neptu 13 (Kamis 8 + Legi 5). Weton ini dipercaya membawa energi kuat, namun juga bisa memicu ketegangan dan emosi yang meledak-ledak.
Dalam kepercayaan Jawa, weton Kamis Legi sering dikaitkan dengan kondisi yang penuh gairah dan energi tinggi. Ini bisa menjadi pertanda bahwa pertandingan Indonesia vs Australia akan berlangsung ketat dan emosional.
Besar kemungkinan laga ini akan dipenuhi teriakan suporter, adu strategi ketat, serta atmosfer panas di lapangan.
Pemain yang tidak bisa mengendalikan emosi bisa terjebak dalam kesalahan, seperti kartu kuning atau bahkan kartu merah.
Dalam sejarahnya, Australia dikenal sebagai tim yang sering menerapkan permainan keras. Jika Timnas Indonesia terpancing provokasi, bisa jadi itu akan merugikan tim Garuda.
Kepercayaan Jawa juga mengaitkan weton Kamis Legi dengan arah keberuntungan, yaitu barat laut.
Orang yang melakukan perjalanan ke arah ini diyakini akan mendapatkan kelancaran dan keberuntungan.
Namun, arah perjalanan Indonesia ke Australia mengarah ke tenggara, yang merupakan kebalikan dari arah keberuntungan. Dalam hitungan Jawa, arah yang berlawanan dari keberuntungan bisa membawa tantangan dan ujian.
Bukan berarti ini menjadi pertanda buruk bagi Timnas, tetapi perlu diwaspadai agar Indonesia tidak mengalami kendala non-teknis yang bisa merugikan.
Meskipun weton dan arah perjalanan tidak berpihak, Timnas Indonesia tetap bisa membalikkan prediksi. Dalam sepak bola modern, faktor utama yang menentukan kemenangan adalah persiapan tim, strategi pelatih, dan mentalitas pemain di lapangan.
Pelatih Patrick Kluivert harus menyiapkan strategi agar pemain tetap tenang dan tidak terpancing provokasi lawan.
Apalagi, Timnas Indonesia sebelumnya sudah membuktikan bisa menahan imbang Australia 0-0 di pertemuan sebelumnya.
Jadi, meski secara hitungan Jawa ada tantangan, Timnas tetap bisa mengukir sejarah.
Dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah, Garuda bisa terbang tinggi di Sydney menuju Piala Dunia 2026
Bravo Timnas Indonesia! (den)
Editor : Deni Kurniawan