Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Liga 3: Pelatih dan Pemain PSM Minta Maaf, Kenapa? MVB Kecewa Ekspektasi Promosi, Malah Degradasi

Erlita H • Kamis, 13 Februari 2025 | 03:20 WIB
RELEGATED: Para skuad PSM Madiun saat menghadapi Waanal Brothers FC pada laga terakhir babak playoff degradasi Liga Nusantara 2024/2025, Senin 10 Februari 2025. 
RELEGATED: Para skuad PSM Madiun saat menghadapi Waanal Brothers FC pada laga terakhir babak playoff degradasi Liga Nusantara 2024/2025, Senin 10 Februari 2025. 

BALI, Jawa Pos Radar Madiun – PSM Madiun harus menerima kenyataan pahit setelah terdegradasi ke Liga 4.

Hasil ini didapat setelah Laskar Wilis gagal bertahan dalam babak playoff degradasi Liga Nusantara 2024/2025.

Pelatih kepala PSM Madiun, Edy Santoso, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Madiun, khususnya para pendukung setia Madioensche Vokoid Brigade (MVB).

’’Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tetapi hasilnya masih belum memuaskan. Saya, staf pelatih, dan para pemain meminta maaf,’’ ujarnya, kemarin (11/2/2025).

Edy mengungkapkan bahwa tim sebenarnya telah mempersiapkan diri sejak awal untuk mencapai target bertahan di Liga Nusantara.

Namun, faktor mental pemain dan kesiapan manajemen masih menjadi kendala utama.

’’Kalau persiapan bisa dilakukan lebih awal, mungkin para pemain bisa lebih cepat beradaptasi. Ini jadi evaluasi penting bagi tim dan manajemen untuk kompetisi mendatang,’’ tambah mantan pelatih Banyuwangi Putra tersebut.

Usai pertandingan terakhir, skuad PSM Madiun langsung bertolak pulang. ’’Anak-anak ingin segera kembali ke Madiun, mereka juga merasakan kekecewaan,’’ ungkapnya.

Meski terdegradasi, Edy menegaskan dirinya siap kembali membangun tim jika manajemen masih mempercayainya.

’’Saya siap kalau diberi kesempatan lagi. Tapi harus ada persiapan lebih awal agar tim bisa kembali naik level,’’ ujarnya optimistis.

Kapten PSM Madiun, Obet Rivaldo Yulius, turut menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter.

Baca Juga: Hikmah dan Manfaat Puasa Ayyamul bidh di Bulan Syaban, Penting untuk Kesehatan  

Dia berterima kasih atas dukungan MVB yang selalu setia mendukung tim. ’’Kami sadar belum bisa memberikan prestasi terbaik.

Tapi percayalah, suatu saat nanti PSM Madiun pasti mampu melangkah lebih jauh dan kembali berprestasi. PSM adalah salah satu pendiri PSSI, kami yakin bisa bangkit,’’ tegas Obet.

Sementara itu, Ketua MVB, Adira Ibran Sultan Mae, mengaku kecewa dengan degradasi ini. Menurutnya, salah satu faktor penyebab kegagalan PSM Madiun adalah kurangnya dukungan, baik dari sponsor maupun pemerintah daerah.

’’Sangat disayangkan. Tidak ada sponsor dan dukungan dari pemerintah. Kami hanya bisa memberikan semangat lewat nobar dan unggahan di media sosial,’’ ungkap Adira.

Dari sisi permainan, Adira menilai para pemain belum memiliki chemistry yang kuat. Persiapan yang terlalu mepet juga menjadi kendala besar.

’’Kami berharap manajemen melakukan evaluasi menyeluruh. Jika ingin bangkit, harus ada perombakan pemain dan strategi yang lebih baik untuk menghadapi Liga 4 nanti,’’ tandasnya. (err/her)

Editor : Nur Wachid
#mvb #psm #liga 3