Jawa Pos Radar Lawu - Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati, menegaskan bahwa pendekatan bermain menyerang menjadi kunci kesuksesan mereka dalam pertandingan babak pertama Kumamoto Masters 2024.
Dengan taktik tersebut, mereka berhasil melaju ke babak 16 besar setelah mengalahkan ganda Taiwan, Lin Bing-Wei/Lin Chih-Chun, melalui pertandingan rubber game dengan skor 15-21, 21-14, 21-19.
Pertandingan yang berlangsung pada hari Rabu itu tidak berjalan mudah bagi Rehan/Lisa.
Lisa menyebut bahwa mereka sempat melakukan beberapa kesalahan di gim ketiga, terutama setelah sempat unggul.
"Setelah unggul beberapa poin di gim ketiga kami melakukan kesalahan sendiri. Ini kesalahan yang berulang dari pertandingan sebelum-sebelumnya," ujar Lisa, dikutip dari Antara.
Pada posisi kritis 18-18, Lisa mengingatkan Rehan akan pengalaman pahit di Denmark Open, di mana mereka kehilangan momentum dan kalah karena terlalu bermain bertahan.
"Kami harus bermain lebih agresif karena lawan pasti berusaha menyerang lebih dulu. Jadi, kami berusaha mengontrol serangan untuk memenangkan poin," tambah Lisa.
Sementara itu, Rehan mengakui masih sering terlalu banyak berpikir saat bermain, terutama di gim pertama.
"Kami masih harus menyesuaikan kekuatan saat memukul bola. Ini menjadi bahan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya.
Kami merasa belum sepenuhnya bermain lepas," jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa pelajaran penting yang mereka dapat adalah harus lebih siap dalam bertahan jika serangan datang dari lawan.
Indonesia memastikan tujuh wakilnya berhasil lolos ke babak kedua Kumamoto Masters 2024, yaitu Rehan/Lisa, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Lalu Ada Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, serta pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi. (*)
Editor : Riana M.