JAKARTA, Jawa Pos Radar Lawu - Syakir Sulaiman, mantan pemain Timnas U-23, ditangkap oleh Polres Cianjur atas kasus peredaran obat terlarang.
Pria kelahiran 30 September 1992 ini sebelumnya dikenal sebagai pesepak bola berbakat, pernah memperkuat klub-klub ternama Indonesia seperti Persiba Balikpapan dan Bali United di Liga 1, serta Aceh United.
Kepolisian menyebut Syakir bukan sekadar pengedar biasa, melainkan bandar yang telah aktif mengedarkan obat-obatan terlarang jenis tramadol dan eksimer selama dua tahun terakhir.
Profil Lengkap dan Karier Syakir Sulaiman
Syakir Sulaiman berasal dari Bireuen, Aceh, dan sempat meraih popularitas sebagai gelandang serang yang cemerlang di kancah sepak bola Indonesia.
Pada tahun 2013, ia sempat mengikuti trial di klub Jepang Ventforet Kofu, di mana ia tampil impresif sebagai pengatur serangan dengan catatan operan dan gol.
Di tahun yang sama, Syakir menerima penghargaan sebagai pemain muda terbaik Liga Super Indonesia saat bermain untuk Sriwijaya FC.
Namun, perjalanan karier Syakir mengalami penurunan akibat cedera yang berkepanjangan. Setelah tak lagi bermain sepak bola, ia pindah ke Cianjur, Jawa Barat, tempat asal istrinya.
Kehidupan pasca cedera dan hilangnya pendapatan di dunia sepak bola disebut menjadi alasan Syakir memilih jalur peredaran obat-obatan terlarang sebagai sumber penghasilan.
Syakir Sulaiman Terungkap sebagai Bandar Obat Terlarang
Menurut keterangan Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto, Syakir Sulaiman telah menjalankan bisnis haram ini lebih dari dua tahun.
"Pengakuannya, ia sudah mengedarkan obat terlarang baik secara eceran maupun per dus. Syakir bukan lagi pengedar biasa, melainkan bandar," ujar Tono.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sekitar 2.700 butir obat tramadol dan eksimer sebagai barang bukti.
Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Tono mengungkapkan bahwa Syakir meraup keuntungan puluhan juta rupiah setiap bulannya dari penjualan obat-obatan ini.
Prestasi dan Karier Syakir Sulaiman yang Ternoda
Syakir Sulaiman sebelumnya dikenal sebagai pemain muda potensial yang bersinar di kancah Liga Super Indonesia.
Di puncak kariernya pada 2013, ia dinobatkan sebagai pemain muda terbaik Liga Super Indonesia.
Namun, kini nasib Syakir Sulaiman berubah drastis, dengan keterlibatannya dalam kasus peredaran obat terlarang yang mencoreng reputasi dirinya sebagai atlet dan mantan pemain Timnas. (kid)
Editor : Nur Wachid