Jawa Pos Radar Lawu - Setelah bermain imbang dalam pertandingan yang penuh kontroversi melawan Bahrain, dengan skor akhir 2-2 pada Jumat (10/10), Timnas Indonesia masih bertahan di peringkat 129 dalam ranking FIFA.
Hasil ini menunjukkan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar untuk menaikkan posisinya di kancah sepak bola internasional, terutama saat bersaing di level tertinggi Asia.
Di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Indonesia yang tengah berjuang untuk memberikan performa terbaiknya, berada di urutan kedua terendah dari segi peringkat FIFA di antara para kontestan.
Meski berstatus tim dengan peringkat rendah, ambisi Indonesia untuk lolos ke putaran final masih kuat. Para pemain dan staf pelatih bekerja keras untuk menghadapi tantangan dari lawan-lawan yang lebih tinggi peringkatnya.
Putaran ketiga ini merupakan tahap paling krusial dalam rangkaian panjang kualifikasi, yang sekaligus menjadi tahap terakhir sebelum tim-tim bisa mencapai impian besar mereka, yakni tampil di putaran final Piala Dunia 2026.
Di fase ini, hanya tim-tim yang paling kompetitif dari zona Asia yang tersisa, dengan mayoritas dari mereka memiliki sejarah kuat di kualifikasi Piala Dunia sebelumnya.
Peserta di putaran ini merupakan negara-negara terbaik di Asia yang telah melalui babak sebelumnya dengan tampil sebagai juara grup atau runner-up.
Kesuksesan di putaran kedua menjadi tiket mereka untuk melaju ke ronde ketiga, di mana persaingan semakin ketat dan hanya yang terbaik yang akan mendapatkan tempat di ajang terbesar sepak bola dunia.
Timnas Indonesia kini berusaha membuktikan bahwa meskipun peringkat FIFA mereka rendah, mereka masih bisa bersaing dan meraih hasil positif di antara para raksasa sepak bola Asia.
Tim-tim kuat seperti Jepang, Australia, Korea Selatan, dan Iran turut berkompetisi di ronde ini. Negara-negara tersebut merupakan peserta rutin Piala Dunia dan memiliki peringkat tinggi dalam ranking FIFA.
Indonesia sendiri memiliki salah satu peringkat terendah di ronde ini, berada di posisi 129, hanya di atas Kuwait yang berada di peringkat 134.
Namun, Tim Garuda memiliki posisi yang cukup baik di Asia Tenggara, unggul dari Malaysia, Filipina, Singapura, Myanmar, Laos, dan Brunei Darussalam. (*)
Editor : Riana M.