Meski laga tersebut akan dimainkan pada Kamis (5/9) waktu setempat atau Jumat (6/9) dini hari pukul 01.00 WIB, Idzes tetap optimis dan tidak khawatir dengan kekuatan Arab Saudi, yang dilatih oleh Roberto Mancini, karena ia percaya bahwa apa pun bisa terjadi dalam sepak bola.
"Untuk pertandingan besok tentu saja kita tahu Saudi memiliki tim yang sangat bagus, sangat banyak tim berkualitas, banyak pengalaman, kita tahu tentu saja mereka bermain di klub yang sangat bagus, tetapi pada akhirnya itulah sepak bola," kata bek 24 tahun itu, dikutip melalui keterangan resmi dari PSSI di Jakarta, Rabu.
Dia mengibaratkan situasi ini dengan pertandingan antara Arab Saudi dan Argentina pada fase grup Piala Dunia 2022 di Qatar.
Pada saat itu, tim yang masih dilatih oleh Herve Renard dianggap remeh ketika berhadapan dengan Lionel Messi dan rekan-rekannya.
Namun, seperti yang dia katakan bahwa segalanya mungkin terjadi dalam sepak bola, Arab Saudi secara mengejutkan berhasil menang atas Argentina dengan skor 2-1.
"Anda tahu, saya tahu beberapa tahun yang lalu Saudi bermain melawan Argentina dan kita semua tahu bagaimana hasilnya. Jadi pada akhirnya ini adalah sepak bola dan apa pun bisa terjadi," jelasnya.
Idzes kini menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di Serie A Italia setelah menjalani debutnya bersama Venezia pada pekan kedua dalam pertandingan melawan Fiorentina yang berakhir dengan skor 0-0.
Idzes meyakini bahwa ini adalah kesempatan yang besar untuk dapat membawa Indonesia menuju sepak bola dunia.
Idzes juga sangat percaya diri dengan power yang dimiliki oleh para pemain Garuda.
"Ini adalah kesempatan besar bagi kami untuk berada di grup dengan pemain bagus. Jadi kita bisa melakukan sesuatu kita benar-benar bisa menempatkan Indonesia di peta (sepak bola dunia)," jelasnya. (*)
Editor : Riana M.