Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kiper Timnas U-17 Sepak Bola Putri Ini Ditolak SMKN 1 Balikpapan, Padahal Masih Ada Slot Kosong

Dhea Rizki Oktafiani • Sabtu, 6 Juli 2024 | 12:56 WIB

Edelweizz Auradiva Tidak Diterima PPDB Jalur Prestasi di SMKN 1 Balikpapan (Instagram @divaachmd23)
Edelweizz Auradiva Tidak Diterima PPDB Jalur Prestasi di SMKN 1 Balikpapan (Instagram @divaachmd23)

Jawa Pos Radar Lawu - Ramai di media sosial tentang kabar bahwa salah seorang anak berprestasi tingkat nasional dan merupakan pemain Timnas sepak bola putri di tolak masuk SMKN 1 Balikpapan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2024-2025.

Namanya adalah Edelweizz Auradiva yang merupakan kiper berbakat milik Timnas sepak bola putri.

Dilansir dari lintasbalikpapan, Edelweizz tibggal di Kelurahan Tertib, Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Kalimatan Timur.

Dedi Achmad yang merupakan ayah Edelweizz menjelaskan bahwa ketika melakukan verifikasi data jalur prestasi anaknya itu berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala. 

Ia bahkan juga memberikan dokumen prestasi Edelweizz Auradiva, berupa piagam piala gubernur dan Timnas sepak bola putri, namun pihak dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur hanya meminta satu piagam saja yaitu piagan piala gubernur.

Prestasi Edelweizz Auradiva sendiri sangat banyak, seperti masuk dalam Tim Nasional U-17 dan U-19 sepak bola putri, piagam piala Gubernur dan piagam piala pertiwi.

Namun ketika melakukan pendaftaran secara online, pihak Edelweizz disuruh menggunakan piagam piala gubernur saja, karena hanya itu yang terdata dan hasilnya nama Edelweizz Auradiva tidak ada dalam daftar.

Padahal kuota pendaftaran jalur prestasi di SMKN 1 Balikpapan masih ada slot kosong dan Edelweizz harusnya turut terjaring bila dilihat dari nilai dan prestasinya.

Tetapi dari ketiga kuota yang tersedia, yang terisi hanya dua dan Edelweizz tidak masuk dalam dua slot tersebut maupun slot yang tersisa.

"Setelah tidak ada nama anak saya terdaftar, saya mendatangi SMKN 1 Balikpapan untuk tanya tindak lanjutnya. Tapi kata pihak sekolah, anak saya terlempar," ujar Dedi.

Pihaknya telah membawa semua rekomendasi untuk digunakan dalam PPDB tersebut agar Edelweizz Auradiva dapat diterima di SMKN 1 Balikpapan.

Rekomendasi tersebut merupakan rekomendasi dari PSSI yang ditandatangani langsung oleh Sekjen PSSI Yunus Nusi dan rekomendasi dari KONI Kalimantan Timur.

"Saya datang ke SMKN 1 Balikpapan dan melihatkan rekomendasi tersebut, tapi pihak sekolah mengatakan rekomendasi itu tidak penting," jelasnya.

Dedi mengatakan bahwa pihak sekolah juga mengetahui bahwa Edelweizz adalah pemain Timnas sepak bola putri. 

Untuk nilai Edelweizz sendiri juga mengalami penambahan hingga mencapai 421.20, bahkan Edelweizz juga hanya di daftarkan di SMKN 1 Balikpapan dan tidak ada opsi sekolah lain yang didaftarkan. (*)

Editor : Riana M.
#kiper #balikpapan #kalimantan timur #jalur prestasi #pssi #ditolak 10 rumah sakit #edelweizz auradiva #kuota #slot #timnas putri indonesia #surat rekomendasi #SMKN 1