Jawa Pos Radar Lawu - Menjelang turnamen yang bakal diikuti Timnas Indonesia U20 Toulon Cup 2024.
Indra Sjafri mengungkapkan bahwa ketua umum PSSI, Erick Thohir sudah mengajak tujuh pemain keturunan Indonesia-Belanda yang telah setuju untuk bergabung bersama Garuda Muda.
Dilansir dari antaranews, Indra Sjafri mengungkapkan, pada awalnya cukup kesulitan mengajak para pemain keturunan ini untuk bermain dan membantu negara leluhurnya (Indonesia).
Tetapi, ketika ia datang langsung ke Belanda, ketujuh pemain hadir bersama orang tuanya.
Upaya pendekatan kepada para pemain keturunan tersebut atas arahan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, yakni untuk mencari dan membentuk tim terbaik dari semua anak bangsa atau memiliki darah keturunan orang Indonesia di berbagai negara.
"Dan apa yang kami sampaikan kepada mereka, kenapa mereka yakin, tidak terlepas dari background Ketum PSSI Erick Thohir. Kami ceritakan beliau punya klub, dan mereka searching dan mereka sangat yakin," ujarnya.
"Peran ketum (Ketua Umum PSSI Erick Thohir) untuk anak-anak keturunan menjadi hal yang sangat signifikan untuk menguatkan mereka gabung," ujarnya kepada awak media usai mengawal latihan fisik pemain Tim U20 di Empire Fit Club di kawasan Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu.
Indra Sjafri belum mau mengungkapkan nama-nama ketujuh pemain tersebut, namun ia telah bertemu langsung dengan para pemain yang merasa yakin untuk siap bergabung dengan Timnas U-20.
Indra mengatakan, para pemain yang dipilih harus yang terbaik sesuai kriteria yang dibutuhkan sehingga perlu cara yang berbeda untuk menetapkan dan memutuskan bahwa mereka pemain yang bagus untuk Timnas Indonesia.
Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia U20 di Toulon Cup 2024, Laga Pembuka Lawan Ukraina
Para pemain tersebut akan diajak untuk ikut berlatih di Toulon sekitar lima sampai tujuh hari, setelah itu akan diupayakan agar bisa bermain di turnamen Toulon 2024 bersama Timnas Indonesia U-20.
Indra Sjafri memastikan dirinya sebagai pelatih akan bertanggung jawab terhadap pemain yang saya pilih, dan ia juga merasa khawatir karena menyangkut masa depan dari pemain. (kid)
Editor : Nur Wachid