Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pelantikan IKA FKH UNAIR 2025–2030: Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Kesehatan Global One Health

Mizan Ahsani • Senin, 25 Mei 2026 | 16:00 WIB
Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Komisariat Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH UNAIR) periode 2025–2030 resmi dilantik pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Ilustrasi Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Komisariat Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH UNAIR) periode 2025–2030 resmi dilantik pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Jawa Pos Radar Lawu - Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Komisariat Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH UNAIR) periode 2025–2030 resmi dilantik pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Momentum ini menjadi ajang konsolidasi strategis bagi para alumni untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi tantangan kesehatan hewan hingga kesehatan global berbasis konsep One Health.

Ketua IKA Komisariat FKH UNAIR periode 2025–2030, Syailin, menegaskan bahwa kepengurusan baru akan fokus pada program-program yang berdampak nyata bagi dunia veteriner, mahasiswa, dan masyarakat luas.

Menurutnya, pada tahun 2026 IKA FKH UNAIR akan menggelar seminar serta meluncurkan buku “55 Tahun FKH UNAIR” sebagai bentuk kolaborasi antara alumni dan fakultas.

Program ini juga selaras dengan arah kebijakan Pengurus Pusat IKA UNAIR periode 2025–2030 yang dipimpin Khofifah Indar Parawansa.

“Ke depan kami akan terus bersinergi dengan berbagai kebutuhan nasional maupun internasional, terutama terkait isu penyakit zoonosis dan program pemerintah, termasuk mendukung program makan bergizi gratis melalui penguatan protein hewani,” ujar Syailin.

Baca Juga: Link Pengumuman SNBT 2026 Resmi dan Mirror, Cek Hasil UTBK Hari Ini Pukul 15.00 WIB

Fokus Program Strategis dan Penguatan Mahasiswa

Dalam satu hingga dua tahun ke depan, IKA FKH UNAIR akan memprioritaskan program strategis dengan target dan capaian yang terukur.

Selain itu, keterlibatan alumni dalam penguatan kapasitas mahasiswa juga terus ditingkatkan.

Alumni dari berbagai sektor mulai dari praktisi hewan kecil, ternak, unggas, hingga akuatik aktif memberikan success story, motivasi, serta membuka peluang praktik kerja lapangan (PKL), magang, hingga koas.

“Mahasiswa perlu memahami dunia kerja sejak awal. Alumni hadir untuk memberikan pengalaman lapangan sekaligus membuka peluang karier,” jelasnya.

Bahkan, sekitar 80–90 persen jejaring alumni telah berkontribusi dalam membantu penempatan mahasiswa pada berbagai program akademik dan profesional.

Peran Aktif dalam Kesehatan Hewan Kurban

IKA FKH UNAIR juga aktif bersinergi dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) dalam kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Iduladha.

Kegiatan ini mencakup edukasi kelayakan hewan kurban, pemeriksaan ante mortem, proses penyembelihan halal, hingga post mortem untuk memastikan keamanan daging bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut rutin dilakukan di berbagai daerah seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, hingga Malang.

Jejaring Alumni Jadi Kekuatan Utama

Dekan FKH UNAIR, Lilik Maslachah, menegaskan bahwa kekuatan utama FKH UNAIR terletak pada kualitas sumber daya manusia dan jejaring alumninya.

Menurutnya, alumni telah berkiprah di berbagai bidang strategis, baik di tingkat nasional maupun internasional, mulai dari pemerintahan, akademik, industri, hingga kesehatan masyarakat veteriner.

“IKA harus menjadi rumah bersama yang menghadirkan rasa memiliki, saling mendukung, dan kebanggaan terhadap almamater,” ujarnya.

FKH UNAIR juga terus meningkatkan kompetensi lulusan melalui sertifikasi tambahan, termasuk sertifikasi berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai penyelia halal.

Baca Juga: Pemprov Jambi Tunda Rekrutmen CPNS 2026, Fokus Penataan PPPK dan Efisiensi Anggaran

Tantangan Global dan Pentingnya Kolaborasi

Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat IKA UNAIR, Bambang Sektiari Lukiswanto, menekankan pentingnya peran alumni dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menyoroti bahwa keberhasilan UNAIR dalam pemeringkatan global tidak lepas dari kontribusi alumni.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap alumni yang masih menghadapi tantangan ekonomi maupun karier.

Lebih jauh, Bambang menegaskan bahwa tantangan kesehatan global seperti hantavirus, Ebola, hingga pandemi COVID-19 menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“Masalah kesehatan saat ini bukan lagi persoalan satu sektor. Konsep One Health adalah keniscayaan yang harus dijalankan,” tegasnya.

Baca Juga: Jangan Lewatkan 10 Hari Pertama Dzulhijjah, Ini 3 Amalan Utama dengan Pahala Berlipat

Pelantikan IKA FKH UNAIR periode 2025–2030 ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi titik awal penguatan kolaborasi alumni dalam memberikan kontribusi nyata bagi dunia veteriner dan kesehatan masyarakat secara luas.(*)

*Nizaria Kusumastuti, Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya

Editor : Mizan Ahsani
#Pelantikan IKA FKH UNAIR 2025–2030 #Perkuat Kolaborasi #Kesehatan Global One Health #Program Strategis dan Penguatan Mahasiswa